- Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Buni Saijaan
- Mutasi Besar-besaran di Polda Kalsel, Sejumlah PJU dan Kapolres Berganti Posisi
- Direktur RSUD Kotabaru Angkat Bicara Soal Pasien Meningal Dunia Usai Menerima Obat Suntik/Infus
- Pelindo Kotabaru Perkuat Budaya Sadar Risiko Melalui Pelatihan Risk Awareness
- Kunjungan PB FASI Jadi Momentum Promosi Wisata Dan Dorong Pengembangan Olahraga Dirgantara Kotabaru
- 20 Klien Disabilitas Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD
- Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal
- Gubernur Muhidin Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel
- Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung Terpad

Keterangan Gambar : Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung Terpadu di RSUD Ansari Saleh
Kalsel, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, meninjau lokasi yang direncanakan menjadi area pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Gedung Pusat Layanan Jantung Terpadu di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Jumat (26/6/2026).
Baca Lainnya :
- Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir, Dispora Kalsel Dorong Pembinaan Atlet Se0
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM0
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan dengan menghadirkan fasilitas medis berteknologi tinggi di Banua.
Dalam kunjungannya, Gubernur memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan sekaligus meninjau rencana pengembangan rumah sakit.
Fasilitas baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya untuk penanganan penyakit jantung dan layanan kedokteran nuklir yang selama ini masih terbatas.
Selain meninjau lokasi pembangunan, Gubernur Muhidin juga menjalani Medical Check Up (MCU) VIP yang kini telah tersedia di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh sebagai bagian dari pengenalan layanan unggulan rumah sakit.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Tenaga Ahli Gubernur, Kepala Dinas PUPR Kalimantan Selatan M. Yasin Toyib, Kepala Bidang Cipta Karya Ryan Tirta Nugraha, Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh dr. Tabiun Huda beserta jajaran direksi.
Gubernur Kalsel, H. Muhidin menjelaskan, lahan yang telah disiapkan mencapai sekitar satu hektare dan akan dimanfaatkan untuk pembangunan pusat layanan kesehatan modern, termasuk fasilitas kedokteran nuklir yang mampu mendeteksi berbagai penyakit secara lebih akurat.
“Rencana ke depan kita akan membangun layanan kedokteran nuklir. Teknologi ini mampu membaca berbagai kondisi penyakit di dalam tubuh secara lebih lengkap. Selain itu akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk tempat menginap bagi pasien dan keluarga selama menjalani proses pengobatan,” ujar Muhidin.
Ia menambahkan, pembangunan tersebut direncanakan mulai diusulkan pada tahun 2027. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2028.
Menurutnya, keberadaan layanan kedokteran nuklir menjadi kebutuhan penting bagi Kalimantan Selatan karena merupakan salah satu teknologi diagnostik paling mutakhir yang mampu melengkapi layanan CT Scan berteknologi tinggi yang telah dimiliki pemerintah daerah.
“Layanan ini nantinya akan melayani seluruh masyarakat, baik pasien BPJS, pasien umum maupun pembiayaan lainnya. Kita ingin masyarakat Kalimantan Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik tanpa harus keluar daerah,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr. Tabiun Huda, menyambut baik dukungan Gubernur terhadap pengembangan rumah sakit tersebut. Menurutnya, pembangunan Gedung Layanan Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung Terpadu akan menjadi lompatan besar dalam peningkatan layanan kesehatan di Kalimantan.
“Ini merupakan prioritas Bapak Gubernur untuk meningkatkan layanan kesehatan di Kalimantan Selatan. Dengan adanya layanan kedokteran nuklir, proses diagnosis akan menjadi lebih detail dan akurat sehingga mendukung penanganan pasien secara optimal,” ujarnya.
Ia memastikan rumah sakit telah memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk mengoperasikan layanan tersebut. Saat ini, yang diperlukan adalah penyediaan peralatan dan sarana prasarana pendukung.
“SDM sudah siap, tinggal melengkapi alat dan fasilitasnya. Nantinya layanan ini juga dapat dimanfaatkan oleh pasien BPJS maupun pasien umum,” jelasnya.
Tabiun berharap pembangunan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat Kalimantan Selatan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk memperoleh layanan kedokteran nuklir maupun pelayanan jantung terpadu.
“Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













