Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Buni Saijaan

Reported By Pimred Borneo Pos 25 Jun 2026, 22:49:38 WIB Kotabaru
Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Buni Saijaan

Keterangan Gambar : Kejuaraan Nasional Gantole Seri 1 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2nd Series 2026 di Bukit Mamake, Kabupaten Kotabaru.





Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) menggelar Kejuaraan Nasional Gantole Seri 1 dan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2nd Series 2026 di Bukit Mamake, Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan atlet olahraga dirgantara sekaligus sarana promosi potensi wisata daerah.

Baca Lainnya :


Mewakili Bupati Kotabaru, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, dan tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan yang bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan antar atlet, meningkatkan prestasi olahraga dirgantara, serta memperkenalkan keindahan alam Kotabaru kepada masyarakat nasional maupun internasional.


Syairi Mukhlis menilai Bukit Mamake memiliki potensi besar sebagai lokasi olahraga dirgantara. Dengan dukungan pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung, ia berharap Kotabaru dapat menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan berskala nasional maupun internasional pada masa mendatang.


Sementara itu, Kapuspotdirga TNI AU sekaligus Sekretaris Jenderal PB FASI, Marsma TNI Wahyu Anggono, S.E., M.M., mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru, panitia penyelenggara, sponsor, dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa olahraga dirgantara tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, sportivitas, serta penguatan budaya kedirgantaraan di Indonesia.


Dalam sambutannya, Wahyu Anggono juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan olahraga dirgantara. Menurutnya, keberhasilan sebuah kejuaraan tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari terjaganya standar keselamatan selama kegiatan berlangsung.


Pada kesempatan tersebut, Marsma TNI Wahyu Anggono secara resmi menutup Kejuaraan Nasional Gantole 2026 dan membuka International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2nd Series 2026 yang diikuti atlet dari berbagai daerah dan negara.


Kepala Disparpora Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Si., mengatakan pelaksanaan kejuaraan tersebut berjalan dengan baik dan diharapkan terus berkembang menjadi agenda olahraga dirgantara yang lebih besar. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan fasilitas dan pemenuhan standar venue untuk mendukung penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.


"Kita bersyukur bahwa kegiatan berjalan sesuai harapan. Ke depan, kita menginginkan kegiatan ini berkembang menjadi kegiatan nasional dan internasional. Itu perlu kerja keras karena ada beberapa hal yang harus kita penuhi lagi, salah satunya sertifikasi venue paralayang dan area pendaratan," ujar Kamirudin, Kamis (25/06/2026)


Salah seorang peserta paralayang asal Jawa Barat, Pangeran Dirgantara Pribaya, mengaku terkesan dengan kondisi lokasi terbang di Kotabaru. Menurutnya, angin yang stabil, pemandangan laut yang indah, serta akses transportasi dari area pendaratan menuju lokasi lepas landas yang memadai menjadi keunggulan tersendiri.


"Potensinya besar sekali. Di sini ada perbukitan, ada laut, dan pemandangannya sangat bagus untuk wisata maupun olahraga paralayang. Saya berharap bisa juara pada kejuaraan ini dan berharap juga akan diadakan kejuaraan lagi di sini. Saya sangat merekomendasikan di Kotabaru," ujarnya, Rabu (24/06/2026)


Hal serupa disampaikan atlet gantole asal Jawa Tengah, Sulis Widodo, yang berhasil meraih dua medali emas pada kategori high performance, baik perorangan maupun beregu. Ia menilai Kotabaru memiliki lokasi terbang yang menarik dengan panorama alam yang memadukan perbukitan dan lautan.


"Pariwisata di Kotabaru sangat menarik. Pemandangannya indah dan area pendaratannya luas. Saya berharap event seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun karena sangat baik untuk pembinaan atlet dan perkembangan olahraga dirgantara," katanya.


Melalui penyelenggaraan kejuaraan ini, Kotabaru semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism dan olahraga dirgantara di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk menjadi tuan rumah berbagai event bertaraf nasional maupun internasional di masa depan. (red/ali)




Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment