- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
- Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator Dan Pengawas
- Dishub Sukses Gelar HubFest 2026
- Kwarcab Kotabaru Lepas Kontingen Menuju Jambore Nasional ke-XII di Cibubur
- Meriahkan HUT RI ke-81, Disparpora Kotabaru Gelar Turnamen Minisoccer Antar Instansi
- Gubernur Kalsel Muhidin Sambut Kajati Kalsel Baru, Sukarmadji Sumarinton
- Siring Laut Dipenuhi Pecinta Wayang Kulit, Kolaborasi Dewan Kesenian Kotabaru dan PEPADI
- Masuki HUT ke-51, Indocement Catat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.
Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan

Keterangan Gambar : Rakor persiapan pelaksanaan Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026, Kamis (25/6/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Budaya Saijaan (FBS) ke-12 Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Siring Laut Kotabaru.
Baca Lainnya :
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan0
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota0
Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Si., mengatakan FBS merupakan salah satu event unggulan daerah yang kini telah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bahkan, festival tersebut tidak lagi hanya menjadi agenda Kabupaten Kotabaru maupun Provinsi Kalimantan Selatan, bahkan juga telah masuk dalam agenda nasional.
"Kita bersyukur karena Festival Budaya Saijaan ini bukan hanya agenda kabupaten dan provinsi, tetapi juga sudah menjadi agenda pusat," ujar Kamirudin, Kamis (25/06/2026)
Menurutnya, festival yang akan berlangsung perkiraan sekitar lima hari itu menjadi wadah untuk menampilkan keberagaman budaya yang dimiliki masyarakat Kotabaru. Berbagai suku dan etnis yang hidup berdampingan di daerah tersebut akan diberikan ruang untuk menampilkan kekayaan budaya masing-masing melalui pertunjukan seni maupun pameran budaya.
Ia menjelaskan, konsep festival tahun ini tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, tetapi juga menonjolkan nilai-nilai kebhinekaan sebagai perekat persatuan masyarakat.
"Kita ingin setiap suku dan etnis menampilkan budayanya masing-masing. Ini menunjukkan bahwa keberagaman justru menjadi perekat dan pemersatu kita sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika," katanya.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.
"Kita berharap kegiatan ini menjadi daya tarik pariwisata dan memperkenalkan budaya Kotabaru kepada masyarakat yang lebih luas," tutupnya. (red/ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru


.jpg)









