- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Gegara Aki, Pemuda Di Kotabaru Tega Pukul Kakek Pakai Balok Kayu Hingga Luka Berat

Keterangan Gambar : Terduga pelaku SY saat diamankan di Polres Kotabaru, Senin (26/8/24)
Borneopos.com, Kotabaru - SY (20 tahun) warga Jl. Nelayan Dusun. Hilir Muara Rt. 001 Rw. 001 Kel/Desa Hilir Muara Kec. P.L.Sigam Kabupaten Kotabaru harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum, lantaran dugaan penganiayaan berat yang dilakukannya terhadap H.R. (67 tahun) tetangga satu RT dengannya.
Dugaan kasus penganiayaan berat yang dilakukan SY terjadi di Jl. Nelayan Rt. 001 Rw. 001, Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, senin (26/8/24).
Baca Lainnya :
- Asosiasi Nelayan Kotabaru Desak Kapolda Kalsel,Investigasi KSOP Tanbu Terkait Dugaan Maladministrasi0
- Suwanti Temui 500 Nelayan Pengunjuk Rasa Damai, Yang Berorasi Di Depan Kantor DPRD Kotabaru0
Berdasarkan informasi yang diterima media borneopos.com kejadian bermula pada hari senin (26/8/24) pukul 16.30 Wita, korban, H. R. (67), yang berprofesi sebagai nelayan, bersama anaknya dalam perjalanan pulang ke rumah.
Saat mereka berhenti di depan sebuah warung yang terletak di depan rumah korban. Saat itu, H. R. melihat terlapor, SY (20), yang sedang duduk di depan warung tersebut.
Korban H.R kemudian menanyakan kepada SY tentang hilangnya aki miliknya, yang diduga diambil oleh SY.

Pertanyaan yang lantas ini membuat SY emosi, hingga dia mendorong korban H.R.
Anak korban, yang menyaksikan kejadian tersebut, segera turun dari motor untuk melerai perkelahian. Setelah situasi tampak tenang, anak korban kembali ke rumah.
Namun, tidak lama setelah itu, SY yang masih emosi kembali dengan membawa sebuah balok ulin dan langsung memukul korban H. R.
Korban sempat memberikan perlawanan dengan menangkap dan membuang balok tersebut. Namun pelaku kemudian mengambil lagi sebatang bambu dan kembali memukul korban hingga bambu tersebut patah menjadi dua bagian.
Akibat penganiayaan tersebut korban H.R mengalami luka berat di bagian tubuhnya dan dilarikan ke Rumah Sakit.
Kapolres Kotabaru AKBP Doli M Tanjung, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU Agus Riyanto membenarkan kejadian dugaan penganiayaan tersebut dan mengatakan bahwa motif kejadian ini diduga karena pelaku merasa emosi setelah dituduh mencuri aki milik korban.
Atas kejadian dugaan penganiayaan berat tersebut korban H.R melaporkan ke Polres Kotabaru dengan nomor LP / B / 36 / VIII / 2024 / SPKT / POLRES KOTABARU / POLDA KALIMANTAN SELATAN TANGGAL 26 AGUSTUS 2024 guna proses lebih lanjut.
Kasus dugaan kasus penganiayaan berat yang dilakukan SY ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Kotabaru, dan pelaku beserta barang bukti berupa satu balok ulin, satu bilah bambu yang patah menjadi dua bagian, satu baju berwarna hijau muda sudah diamankan polisi.
"Saat ini, SY resmi ditahan di Polres Kotabaru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terhadap pelaku SY akan dijerat dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan, pelaku diancam dengan pidana penjara maksimal lima tahun karena perbuatannya yang mengakibatkan korban mengalami luka berat," tegas Kasi Humas. (red)

Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru













