- Ketua DPK APINDO Kotabaru, Putra: APINDO Menjadi Rumah Bersama Para Pengusaha
- Ketua DPRD Kotabaru Hadiri Pengukuhan DPK APINDO Kotabaru periode 2026–2031
- WALHI Sebut RSPO is Greenwashing! Buyers Diminta Hentikan Pembelian Dari Pemasok Terkait Karhutla
- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kotabaru Masih Bergulir, LSM akan Datangi Inspektorat

Keterangan Gambar : Pimpinan BP3K-RI, Muslim dan Ketua AKGUS, bang Tungku, saat di Kejaksaan Negeri Kotabaru, Kamis (25/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - "Kami sudah menyampaikan tiga laporan seperti Proyek Jembatan Gendang Timburu, Proyek jalan di Desa Lalapin, dan Proyek Jalan Sulangkit - Tanjung Semelantakan, jadi kami mau menanyakan sampai kapan tenggang waktu untuk menyelesaikan laporan ini," ujar Muslim, pimpinan Penyelidikan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Kamis (25/9/2025) saat bertemu dengan Kasubid Intel Kejari Kotabaru, Mufti.
Baca Lainnya :
- BP3K-RI dan AKGUS Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Korupsi Kadis PUPR Kotabaru di Kejari0
- BPBD Kotabaru Targetkan Pembentukan 198 Desa Tangguh Bencana pada 20260
Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru, Taruli Phalti Paruan, SH, MH melalui Kasubid Intel Kejari Kotabaru, Mufti mengatakan bahwa Kejaksaan saat ini masih dalam proses pengumpulan data dan keterangan, yang mana guna melengkapi data dan keterangan tadi maka kita melakukan opname (pemeriksaan fisik).
"Terkait lamanya waktu penyelesaian laporan ini, kami juga tidak bisa memberikan penjelasan, saran kami bapak-bapak bisa berkorespondensi dengan inspektorat terkait hal ini, karena kami disini tidak ada komunikasi intens dengan pihak inspektorat," ucapnya.
Saat ditanya bentuk komunikasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kotabaru dengan Inspektorat, Mufti mengatakan bahwa komunikasi tidak dengan surat tapi secara non formal.
"Tapi kami tetap memantau perkembangan laporan tersebut, jadi Kejaksaan tidak lepas tangan," terang Mufti.
Ditempat yang sama, Ketua LSM AKGUS, Bang Tungku mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan mendatangi Inspektorat untuk menanyakan perkembangan laporan dugaan korupsi pada tiga Proyek yang sudah dilaporkan.
"Paling lambat senin depan, kami akan ke Inspektorat untuk menayakan perkembangannya," tutup Bang Tungku. (red)
Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru


.jpg)








