- Anggota DPRD Tanbu Andi Rustianto Ziarah ke Makam Keluarga di Pemakaman H. Andi Syamsuddin Aryad
- Pemkab Kotabaru Gelar Lomba Gema Takbir, Sambut 1 Syawal 1447 H
- Gubernur Muhidin: Idulfitri Momentum Perkuat Ibadah dan Sikapi Perbedaan dengan Bijak
- Perkuat APBN, Pemerintah Rencana Tambah Produksi Batu Bara Guna Tingkatkan Penerimaan Pajak
- UPT Pengelola Objek Wisata Kotabaru Siap Sambut Wisatawan di Musim Libur Lebaran 2026
- X Batasi Usia Pengguna di Indonesia Minimal 16 Tahun
- Guru Besar Universitas Indonesia, Rose Mini: Peran Orang Tua Kunci Sukses Implementasi PP Tunas
- Menkomdigi: Aturan Usia di PP Tunas Jadi Kunci Lindungi 70 Juta Anak Indonesia di Internet
- Raline Shah: Dampak Biologis Media Sosial bagi Anak seperti Racun yang Mengendalikan Tubuh
- Jelang Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Catat Kenaikan Penumpang Capai 107% dari Tahun Sebelumnya
BPBD Kotabaru Targetkan Pembentukan 198 Desa Tangguh Bencana pada 2026

Keterangan Gambar : Kalak BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana disela -sela acara sosialisasi, Kamis (25/9/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Pemkab Kotabaru melalui Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru menggelar sosialisasi optimalisasi desa tangguh bencana melalui strategi hebat pada Kamis (25/9/2025) di Aula Kantor Bupati Sebelimbingan.
Baca Lainnya :
- Paripurna DPRD Kotabaru: Laporan Hasil Pembahasan Raperda Pengelolaan Sumber Daya Air0
- Paripurna DPRD: Penyampaian Reperda Pemanfaatan Pembiayaan Elternatif Pembangunan Daerah0
Acara dibuka langsung oleh Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Kotabaru dan dihadiri oleh perwakilan SKPD, Camat, Kepala Desa, Pimpinan perusahaan, Akademisi, Destana dan pimpinan organisasi pers Kotabaru.
Dalam penjelasannya, Kalak BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana mengatakan sosialisasi ini merupakan langkah awal pemerintah daerah untuk melakukan pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dan target kami, 198 desa pada tahun 2026 sudah terbentuk.
"Tujuan Destana ini adalah untuk memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat supaya lebih terjangkau, karena posisi kita Kabupaten sementara Kotabaru begitu luas, jadi melalui strategi HEBAT kita mengandung semua pihak agar bisa memberikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat," ucapnya.
Ditempatkan sama, Ketua Aliansi Wartawan Saijaan (AWAS) Ronal mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi optimalisasi desa tangguh bencana melalui strategi HEBAT.
"Semoga tahun 2026, 198 desa di Kabupaten Kotabaru bisa menjadi Destana (Desa Tangguh Bencana) sehingga jika terjadi situasi kebencanaan atau darurat yang di Desa dapat di dilakukan penanganan awal secara cepat," Ucap Ronal.
Adapun Strategi Hebat melalui konsep "Hexahelix Edukasi Beraksi Antisipasi Tangguh" mencakup:
1. Penguatan kebijakan yang sejalan dengan viis dan misi Bupati Kotabaru di bidang ketangguhan bencana serta penguatan kelembagaan Desatqna agar mandiri.
2. Peningkatan literasi kebencanaan masyarakat melalui edukasi, sosialisasi dan kampanye budaya sadar resiko.
3. Penguatan kelembagaan destana agar mandiri dalam penyusunan rencana pelatihan dan simulasi kebencanaan.
4. Ketertiban aktif perusahaan, dunia usaha, Akademisi, media dan komunitas dalam me dukung keberlanjutan Destana.
5. Pengembangan sistem informasi dan digitalisasi pelaporan kebencanaan berbasis masyarakat.
6. Pemetaan resiko bencana secara parsitipatif di setiap desa rawan bencana. (red)

Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0
Berita Kotabaru




.jpg)







