Dalam sambutannya, Ketua DWP Kalsel, Masrupah Syarifuddin menyebutkan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini merupakan tonggak awal kebangkitan kaum perempuan di Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan. Sosok Kartini dinilai bukan sekadar pahlawan untuk dikenang, melainkan teladan dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan.
Baca Lainnya :
- Peringati HUT ke-75, IBI Kotabaru Gelar Bakti Sosial KB dan Imunisasi0
- Disparpora Kotabaru Gelar Pelatihan Wirausaha Pemuda Pemula, Dorong Ciptakan Lapangan Kerja0
”Kartini telah membuka jalan bagi kaum perempuan Indonesia untuk terus berkarya, berdaya, dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan,” ujarnya, Banjarbaru, Kamis (7/5/2026).
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa pengurus dan anggota DWP harus mampu menghidupkan semangat Kartini melalui peran nyata. Perempuan memiliki posisi strategis sebagai tiang keluarga, pendidik pertama bagi anak-anak, sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat.
“Ayo kita tampil sebagai perempuan cerdas, mandiri, kreatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Namun tetap pula menyadari bahwa kodrat kita sebagai perempuan yang ikut bertanggung jawab mendidik anak, melayani dan menghormati suami, serta menjaga nilai-nilai luhur budaya dan agama,” lanjutnya.
Melalui pertemuan tersebut, Masrupah mengajak para anggota untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kebersamaan, dan menjadi inspirasi bagi seluruh wanita di Kalimantan Selatan. (red/mcksl)










4.jpg)





