- Tim Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu, Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman jelang Ramadhan
- Infrastruktur Jadi Prioritas, DPRD Kotabaru dan PUPR Tinjau Jalan Rusak
- Komisi III DPRD Kotabaru Siap Kawal Pemeliharaan Jalan Pulaut Timur ke Pulau Laut Selatan
- Satu Tahun Salurkan MBG di Pulau Laut Utara, Kepala SPPG Semayap : Semua Berjalan Lancar
- Safari Ramadhan 1447 H di Kelumpang Selatan, Pemkab Kotabaru Serahkan Berbagai Bantuan
- Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Pastikan Pelayanan Aman dan Nyaman
- Dukung Visi Misi Bupati Tingkatkan PAD, Disparpora Kotabaru Gelar Lomba Religius di Siring Laut
- Kepala Sekolah MAN Kotabaru Sebut 7 Bulan MBG Berjalan Lancar
- Pemda Kalsel Didorong Aktif Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Koperasi Merah Putih
- Inflasi Kalsel Februari 2026 Capai 0,86 Persen, BI Perkuat Langkah Pengendalian Harga
BMKG: Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir Kalsel pada Desember 2025

Keterangan Gambar : Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo saat menjelaskan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, Selasa (2/12/2025).
Banjarbaru, Borneopos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor mengingatkan masyarakat pesisir Kalimantan Selatan untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (rob) selama bulan Desember 2025. Kondisi tersebut dipicu oleh pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perigee, serta tingginya gelombang laut di beberapa wilayah perairan.
Baca Lainnya :
- Bupati Apresiasi DPRD Kotabaru Atas Persetujuan Raperda Pajak Dan Retribusi Daerah0
- Percepat Pemerataan Infrastruktur Permukiman, Disperkim Kalsel Buka Hasil Updeting Data PSU0
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis prakiraan pasang surut bulan Desember 2025, beberapa periode menunjukkan peningkatan signifikan ketinggian air laut di wilayah Muara Sungai Barito dan perairan Kotabaru.
“Pasang maksimum di Muara Sungai Barito diperkirakan terjadi pada rentang tanggal 6–14 Desember 2025 serta 19–27 Desember 2025, dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 3,0 meter, khususnya pada malam hingga dini hari,” ujar Ota, Selasa (2/12/2025).
Sementara itu, untuk wilayah pesisir Kotabaru, pasang maksimum diperkirakan terjadi pada 3–10 Desember 2025 dan 18–26 Desember 2025, dengan ketinggian pasang yang sama, yakni 2,5–3,0 meter, terutama pada sore hingga malam hari.
Selain faktor pasang surut, BMKG juga mencatat adanya kontribusi dari kondisi gelombang laut pada Desember. Secara klimatologis, gelombang signifikan di perairan Kalsel berkisar antara 0,4–2,6 meter dengan arah gelombang dominan dari barat daya hingga barat laut. “Kondisi ini dapat memperkuat potensi terjadinya banjir rob di kawasan pesisir, terutama saat puncak pasang,” jelas Ota.
BMKG mengimbau pemerintah daerah, masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelabuhan dan aktivitas maritim lainnya agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada tanggal-tanggal puncak pasang. Penyesuaian jadwal aktivitas di sekitar pelabuhan dan bantaran sungai juga disarankan untuk meminimalkan risiko.
“Kami mendorong masyarakat untuk terus memantau informasi resmi BMKG melalui kanal daring maupun aplikasi mobile, terutama jika tinggal atau beraktivitas di wilayah rawan banjir rob,” tutupnya. (Red/mc)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250











