- Bupati Kotabaru Hadiri Peringatan Hari Buruh 2026 di Kelumpang Hulu
- Disparpora Kotabaru Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
- LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRD Kotabaru Cermati Soal Infrastruktur dan Kesehatan
- Ketua DPRD Kotabaru, Suwanti Pimpin Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2025
- Opini | Tipiring Sampah, Dan Logika Terbalik Pelayanan Publik?
- Pesona Kampung Nelayan Kotabaru Tak Pernah Surut
- Pemprov Kalsel Dorong Ketahanan Pangan Keluarga, Posyandu dibantu Bibit Tanaman Obat dan Sayur
- Gubernur Kalsel Dorong Hilirisasi Batubara Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 8,1 Persen
- BI Kalsel Paparkan Strategi, Investasi dan Hilirisasi Batubara untuk Capai Pertumbuhan 8,1 Per
- Disparpora Kotabaru Dorong GEKRAFS Dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Melalui Pertunjukan Even
Warga Keluhkan Biaya Rujukan Mahal, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Beri Respon Cepat

Keterangan Gambar : Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi.
Kotabaru Borneopos.com - Keluhan warga Kecamatan Pulau Sembilan terkait tingginya biaya transportasi laut untuk merujuk pasien darurat mendapat respon positif dari Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi.
Baca Lainnya :
- Agus Subejo Apresiasi Pimpinan DPRD Kotabaru Yang Turun Langusng Cek Jalan Rusak0
- Disparpora Kotabaru Tekankan Pegembangan Kepariwisataan dan Kepemudaan pada Program 20270
Hal tersebut disampaikan Abu Suwandi kepada awak media, Sabtu (7/3/2026). Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut agar ke depan pelayanan bagi warga, khususnya dalam kondisi darurat, dapat lebih terbantu.
Menurutnya, persoalan biaya transportasi laut yang tinggi sering terjadi ketika tidak ada kapal perintis yang beroperasi. Kondisi ini membuat warga harus menggunakan transportasi alternatif dengan biaya yang cukup besar untuk membawa pasien ke rumah sakit di Kotabaru.
Abu Suwandi juga menjelaskan bahwa saat ini pengadaan kapal kayu tidak lagi diperbolehkan. Namun demikian, pihaknya akan tetap berupaya mencari solusi agar kebutuhan transportasi masyarakat tetap bisa terpenuhi.
Ia menambahkan, bantuan tersebut nantinya akan diupayakan melalui berbagai jalur, baik melalui pokok-pokok pikiran (pokran) dewan maupun melalui program sektoral pemerintah.
Respon positif dari Ketua Komisi II DPRD Kotabaru tersebut menjadi angin segar bagi warga Pulau Sembilan yang selama ini mengeluhkan mahalnya biaya transportasi laut, khususnya saat harus merujuk pasien dalam kondisi darurat.(red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250





5.jpg)
.jpg)




