- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Warga Guntung Paikat Banjarbaru Apresiasi Dinas Sosial, Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Salah satu warga penerima bansos di Guntung Paikat Banjarbaru
Banjarbaru, Borneopos.com (21/11/25) – Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) di Kota Banjarbaru, khususnya di Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran. Hal ini dikonfirmasi saat kru media Borneopos.com berbincang dengan Ketua RT setempat, Bapak Mariyanto yang menyebutkan bahwa proses pendataan dan penyaluran telah dilakukan secara rutin dan terstruktur oleh pemkot melalui Dinas Sosial (Dinsos).
Baca Lainnya :
- Perpaprov Kalsel V di Tanah Laut: Kotabaru Sudah Raih 6 Medali 0
- Bakesbangpol Kalsel Dorong ASN Bebas Narkoba 0
Bansos berupa bahan pokok menjadi fokus utama penyaluran. Terbaru, Bulog telah mendistribusikan beras sebanyak 20 kg beras dan 4 liter minyak yang kemudian disalurkan kepada sembilan Kepala Keluarga (KK) terpilih pada tanggal 21 November. Meskipun bantuan rutin diberikan, warga penerima manfaat berharap adanya penambahan jenis bahan pokok lain selain beras dan minyak.
Mariyanto menjelaskan bahwa mekanisme penentuan penerima bantuan sosial berasal dari data yang dihimpun oleh Dinas Sosial. Data itu kemudian disampaikan ke pihak kelurahan, sebelum diteruskan ke tingkat RT untuk proses verifikasi dan penyaluran di lapangan.
"Kita tidak asal pilih masyarakat penerima bansos, semua lengkap datanya dari Dinas Sosial," tegasnya.
Proses pendataan oleh Dinsos, menurut Bapak Mariyanto, dilakukan dengan sangat teliti dan tidak asal-asalan.
Petugas Dinsos dikatakannya rutin mengunjungi warga dan melakukan pendataan, yang datanya juga banyak bersumber dari inisiatif para Ketua RT yang aktif mendatangi rumah warga.
Mariyanto melanjutkan, Inilah yang menjadi kunci utama agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.
Ia mengungkapkan, data awal dari RT ini kemudian diverifikasi lebih lanjut oleh Dinsos untuk memastikan kelayakan penerima.
"Nanti yang mengecek layak atau tidaknya Dinas Sosial," imbuhnya.
Setelah data diterima, tuturnya, rumah-rumah yang telah didata akan langsung didatangi oleh petugas Dinas Sosial untuk dilakukan verifikasi lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi di lapangan sesuai dengan data yang diserahkan dan menjamin bahwa bantuan disalurkan kepada mereka yang benar-benar masuk kategori keluarga pra-sejahtera.
Seperti di Kelurahan Guntung Paikat, terdapat sekitar 60 KK yang mendapat bansos.
Mariyanto memastikan bahwa pembagian bansos akan dilakukan secara merata dan bertahap kepada seluruh KK yang layak menerima.
Sejauh ini, jenis bansos yang diberikan oleh pemerintah didominasi oleh bahan pokok seperti beras dan minyak.
Bapak Mariyanto mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Banjarbaru yang dinilai sudah sangat baik dan sangat membantu masyarakat Guntung Paikat dan didaerah lainnya, yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang atau penjual.
"Sangat bagus dan sangat membantu," tuturnya.
Namun, ia menyuarakan harapan agar pemerintah dapat mempertimbangkan untuk menambah jenis bahan pokok lain dalam paket bantuan, tidak hanya terpaku pada beras dan minyak.
Senada dengan Ketua RT, Ani, salah satu warga penerima manfaat di Guntung Paikat, menyampaikan rasa terima kasihnya.
"Saya berterimakasih ke pemerintah atas bantuannya, ini sangat membantu dan bisa membuat lebih hemat karena tidak harus membeli beras lagi, harapannya bisa ditambah bantuannya yang lain untuk rakyat kecil," ungkapnya.
Apresiasi dan harapan ini menjadi cerminan bahwa program bansos telah memberikan dampak positif, sekaligus menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah untuk perbaikan di masa mendatang. (Nita)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











