- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Susu UHT Langka, Komisi II dan III DPRD Kotabaru Kompak Sidak sejumlah Minimarket

Keterangan Gambar : Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih di sejumlah minimarket dan indomaret, Senin (13/4/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Gabungan Komisi II dan III DPRD Kabupaten Kotabaru bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kelangkaan susu UHT putih di sejumlah minimarket dan indomaret, Senin (13/4/2026).
Sidak dipimpin anggota Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi dan H. Abdul Kadir, sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh produk susu UHT putih dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Muhammad Rusli Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 di Jakarta0
- Pemkab Kotabaru Buka Seleksi Paskibraka 20260
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau langsung ketersediaan stok di sejumlah minimarket, di antaranya Grand Surya, Wijaya Mart, Winmart, serta Indomaret. Selain itu, mereka juga berdialog dengan para pedagang untuk menggali penyebab kelangkaan.
Berdasarkan hasil sementara, ditemukan adanya keterbatasan pasokan dari distributor yang berdampak pada menipisnya stok di tingkat pedagang.
Abu Suwandi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan distribusi kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
“Kelangkaan ini harus segera diatasi agar tidak merugikan masyarakat. Kami akan mendorong adanya langkah cepat dari pihak distributor maupun pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, H. Abdul Kadir menegaskan pentingnya pengawasan distribusi bahan kebutuhan pokok, termasuk produk susu, agar tidak terjadi penimbunan maupun spekulasi harga di pasaran.
Ia juga mengusulkan pendataan terhadap pelaku UMKM di Kotabaru agar distribusi barang yang terbatas dapat dilakukan secara merata, khususnya bagi pelaku usaha seperti kafe yang sangat bergantung pada pasokan susu.
Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Kotabaru, Ir. Ary Mardani, SH, ST, MT, menyatakan pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan distributor guna menjaga kestabilan pasokan dan harga.
“Kami akan menyurati seluruh distributor agar dapat segera memenuhi kebutuhan susu UHT di Kotabaru,” katanya.
Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap tenang, sembari menunggu distribusi kembali normal dalam waktu dekat.”(Red/ril)
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












