- Direktur RSUD Kotabaru Angkat Bicara Soal Pasien Meningal Dunia Usai Menerima Obat Suntik/Infus
- Pelindo Kotabaru Perkuat Budaya Sadar Risiko Melalui Pelatihan Risk Awareness
- Kunjungan PB FASI Jadi Momentum Promosi Wisata Dan Dorong Pengembangan Olahraga Dirgantara Kotabaru
- Upaya cegah kanker serviks,Pemkab Kotabaru gelar Vaksinasi HPV untuk ASN dan keluarga.
- Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-37 Provinsi Kal-Sel, Pemkab Kotabaru Optimistis Tingkatkan Pestasi
- Distan KP Kalsel Gelar Bimtek Penyelamatan Pangan Untuk Pengelola SPPG
- Bank Kalsel Resmi Beroperasi sebagai Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional
- Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Gubernur Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Transaksi Internasional
- Dinas Pariwisata Kalsel Perkuat Kapasitas Pokdarwis Banua Lewat Inovasi Digital dan Kearifan Lokal
- Lindungi Masyarakat dari Informasi Sesat, Diskominfo Kalsel Tegaskan Pentingnya Verifikasi Dewan Per
Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama

Keterangan Gambar : Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
Kalsel, Borneopos.com - Ribuan pecinta sepeda dari berbagai daerah di Kalimantan memadati kawasan Borneo Cha Glamping, Desa Kiram Atas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, dalam kegiatan Gowes Ngedan Sampai ke Mekkah Bareng WEKB yang digelar pada 21 Juni 2026.
Baca Lainnya :
- Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran0
- Lima Langkah Strategis Disiapkan Pemprov Kalsel Tingkatkan Kinerja GWPP0
Kegiatan ini berlangsung meriah sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila dan perayaan Hari Ulang Tahun ke-8 Komunitas WEKB.
Ajang gowes yang digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Komunitas WEKB tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para goweser, baik dari Kalimantan Selatan maupun luar daerah.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Muhammad Anugrah, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 2.800 orang.
“Alhamdulillah kegiatan gowes di kawasan Gunung Pamaton, Desa Kiram Atas, berjalan sangat sukses. Kurang lebih ada 2.800 goweser yang berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya di Banjarmasin, Rabu (24/6/2026).
Menurut Anugrah, peserta tidak hanya berasal dari 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan, tetapi juga datang dari berbagai daerah di luar provinsi, seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.
“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Dispora Kalsel dengan Komunitas WEKB. Banyak peserta yang datang dari luar Kalimantan Selatan, seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Sisanya merupakan goweser dari seluruh kabupaten dan kota di Kalsel,” katanya.
Ia menjelaskan, rute yang disiapkan panitia memiliki tingkat kesulitan yang cukup menantang dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer. Medan yang dilalui peserta bahkan dinilai cukup ekstrem oleh sebagian besar goweser.
“Rutenya sekitar 15 kilometer dan banyak peserta yang menganggap jalurnya cukup ekstrem. Namun justru itu yang menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta,” jelasnya.
Selain menyuguhkan tantangan lintasan alam yang menarik, kegiatan ini juga menyediakan berbagai hadiah doorprize. Hadiah utama yang paling dinanti peserta adalah satu paket perjalanan umrah yang disediakan oleh Komunitas WEKB.
“Hadiah utama yang diberikan oleh Komunitas WEKB adalah satu paket umrah untuk satu orang peserta. Ini menjadi salah satu daya tarik yang membuat antusiasme peserta sangat tinggi,” tambahnya.
Anugrah menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar komunitas sepeda serta mendorong promosi wisata alam Kalimantan Selatan, khususnya kawasan Kiram yang kini semakin dikenal sebagai destinasi olahraga dan wisata alam.
Sementara itu, Dispora Kalsel terus melanjutkan berbagai agenda pembudayaan olahraga sepanjang Juni 2026. Salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Sepak Bola Usia Dini yang dilaksanakan bekerja sama dengan Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi) Kalimantan Selatan.
“Kami juga melaksanakan kegiatan sepak bola usia dini bekerja sama dengan Forsgi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung hingga 28 Juni dan pembukaannya akan dilaksanakan di Banjarbaru pada 26 Juni pukul 09.00 Wita,” pungkasnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL














