- Direktur RSUD Kotabaru Angkat Bicara Soal Pasien Meningal Dunia Usai Menerima Obat Suntik/Infus
- Pelindo Kotabaru Perkuat Budaya Sadar Risiko Melalui Pelatihan Risk Awareness
- Kunjungan PB FASI Jadi Momentum Promosi Wisata Dan Dorong Pengembangan Olahraga Dirgantara Kotabaru
- 20 Klien Disabilitas Angkatan VIII Tahun 2026 Lulus Program Rehabilitasi Sosial di PRSPD
- Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Berbasis BUMDes yang Memberdayakan Pemuda Lokal
- Gubernur Muhidin Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel
- Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Aset Pasca Raih WTP ke-13
- Ribuan Goweser Taklukkan Jalur Ekstrem Kiram, Hadiah Umrah Jadi Magnet Utama
- Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
- Pemprov Kalsel Siapkan 5 Lima Langkah Strategis Tingkatkan Kinerja GWPP
Dinsos Kalsel Lepas 20 Klien Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran

Keterangan Gambar : Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII PRSPD Iskaya Banaran
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Pelepasan dan Penutupan Program Rehabilitasi Sosial Angkatan VIII Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran, yang diikuti 20 klien perempuan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Siapkan 5 Lima Langkah Strategis Tingkatkan Kinerja GWPP0
- FGD Keja Sama Industri, Disperin Kalsel Fokus Dorong Hilirisasi Industri0
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, mengatakan program rehabilitasi sosial tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan dan kemandirian penyandang disabilitas agar mampu kembali ke tengah keluarga serta berkontribusi bagi masyarakat.
“Pada hari ini telah dilakukan pelepasan terhadap 20 klien perempuan yang telah menyelesaikan program rehabilitasi sosial di PRSPD Iskaya Banaran. Mereka telah mendapatkan berbagai keterampilan sebagai bekal untuk hidup mandiri,” ujar Farhanie, Banjarbaru, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, khusus bagi klien perempuan terdapat empat jenis keterampilan yang diberikan, yakni tata boga, tata rias, tata busana dan kamputer. Sementara secara keseluruhan, PRSPD Iskaya Banaran memiliki enam program keterampilan, namun dua lainnya diperuntukkan bagi klien laki-laki yaitu bengkel dan barbershop.
Farhanie mengungkapkan, setiap tahunnya PRSPD Iskaya Banaran melaksanakan dua angkatan program rehabilitasi sosial dengan total sekitar 45 klien. Jumlah peserta disesuaikan dengan kapasitas wisma yang tersedia di panti tersebut.
“Karena keterbatasan kapasitas asrama yang ada saat ini, jumlah peserta disesuaikan. Namun ke depan kami berharap adanya penambahan wisma atau asrama sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat memperoleh layanan rehabilitasi sosial,” kata Farhanie.
Menurutnya, seluruh calon klien yang mengikuti program terlebih dahulu melalui tahapan asesmen dan seleksi guna memastikan layanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Melalui program rehabilitasi sosial ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap para klien yang telah menyelesaikan pelatihan dapat kembali ke lingkungan keluarga, hidup lebih mandiri, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan masyarakat.


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250













