- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Polres Samosir Ikuti Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Dalam Program Ketahanan Polri

Keterangan Gambar : Penanaman jagung di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Samosir, Senin (21/1/2025).
Samosir, Borneo Pos -- Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025 Dlama Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polres Samosir turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung serentak yang digagas oleh Kepolisian Republik Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, pada Senin (21/1/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkot Samarinda Akan Jadikan Kawasan Sungai Karang Mumus Sebagai Waterfront City Pada 20250
- Perkuat Sinergitas, Propam Polres Samosir Anjangsana Ke Koramil 03 Pangururan0
Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pelaksanaan video conference (vidcon) yang dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri. Vidcon ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta jajaran Polda dan Polres se-Indonesia.
Dari lokasi penanaman di Samosir, acara dihadiri oleh Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Samosir yang diwakili oleh Asisten II Pemkab Samosir Hotraja Sitanggang, Kabid Sarpras Dinas Pertanian Saut M. Manik, Camat Harian, Danramil Harian, Kepala Desa Janji Martahan, tokoh masyarakat, Ketua Kelompok Tani, PPL SE Kecamatan Harian serta personel Polres Samosir dan Polsek Harian.
Tokoh masyarakat yang hadir, termasuk Horas Pasaribu selaku Ketua Kelompok Tani GABE, menerima secara simbolis 30 kilogram bibit jagung untuk lahan seluas 2 hektar di Desa Janji Martahan. Sementara itu, kebutuhan bibit untuk lahan seluas 5 hektar di Kecamatan Pangururan juga akan dipenuhi.

Dalam vidcon, Kapolda Jawa Timur memperkenalkan produk "Bibit Jagung Hibrida Bhayangkara," yang mendapat apresiasi positif dari Menteri Pertanian. Menteri Pertanian menyatakan kesiapannya untuk mendukung produksi dan distribusi bibit tersebut ke seluruh Polda se-Indonesia.
"Lahan pertanian yang sudah ada jangan diubah untuk penggunaan lain. Kita siapkan lahan khusus untuk menanam jagung demi swasembada pangan yang diinginkan Presiden," ujar Menteri Pertanian RI.
Setelah vidcon, Forkopimda Kabupaten Samosir menyerahkan bibit jagung secara simbolis kepada Kelompok Tani, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Pemilik Lahan. Selanjutnya, Forkopimda bersama-sama melaksanakan penanaman bibit jagung di lahan yang telah disiapkan.
Kabag SDM Polres Samosir, selaku Ketua Program Ketahanan Pangan Polres Samosir menyampaikan bahwa program ini akan terus berlanjut.
"Polres Samosir telah menyiapkan total lahan seluas 7 hektar, yang terdiri dari 2 hektar di wilayah Polsek Harian dan 5 hektar di wilayah Polsek Pangururan," jelasnya.
Sementara itu, Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Presiden Republik Indonesia dalam mendukung swasembada pangan Tahun 2025.
"Penanaman jagung ini dilaksanakan serentak oleh seluruh Polda dan Polres di Indonesia," pungkasnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah, Swasta dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(ril/jnr)

Baca Lainnya :
- Pemkot Samarinda Akan Jadikan Kawasan Sungai Karang Mumus Sebagai Waterfront City Pada 20250
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
Berita SAMOSIR














