- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
Polres Samosir Ikuti Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Dalam Program Ketahanan Polri

Keterangan Gambar : Penanaman jagung di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Samosir, Senin (21/1/2025).
Samosir, Borneo Pos -- Dalam upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025 Dlama Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polres Samosir turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman jagung serentak yang digagas oleh Kepolisian Republik Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, pada Senin (21/1/2025).
Baca Lainnya :
- Pemkot Samarinda Akan Jadikan Kawasan Sungai Karang Mumus Sebagai Waterfront City Pada 20250
- Perkuat Sinergitas, Propam Polres Samosir Anjangsana Ke Koramil 03 Pangururan0
Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dengan pelaksanaan video conference (vidcon) yang dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri. Vidcon ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, serta jajaran Polda dan Polres se-Indonesia.
Dari lokasi penanaman di Samosir, acara dihadiri oleh Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Samosir yang diwakili oleh Asisten II Pemkab Samosir Hotraja Sitanggang, Kabid Sarpras Dinas Pertanian Saut M. Manik, Camat Harian, Danramil Harian, Kepala Desa Janji Martahan, tokoh masyarakat, Ketua Kelompok Tani, PPL SE Kecamatan Harian serta personel Polres Samosir dan Polsek Harian.
Tokoh masyarakat yang hadir, termasuk Horas Pasaribu selaku Ketua Kelompok Tani GABE, menerima secara simbolis 30 kilogram bibit jagung untuk lahan seluas 2 hektar di Desa Janji Martahan. Sementara itu, kebutuhan bibit untuk lahan seluas 5 hektar di Kecamatan Pangururan juga akan dipenuhi.

Dalam vidcon, Kapolda Jawa Timur memperkenalkan produk "Bibit Jagung Hibrida Bhayangkara," yang mendapat apresiasi positif dari Menteri Pertanian. Menteri Pertanian menyatakan kesiapannya untuk mendukung produksi dan distribusi bibit tersebut ke seluruh Polda se-Indonesia.
"Lahan pertanian yang sudah ada jangan diubah untuk penggunaan lain. Kita siapkan lahan khusus untuk menanam jagung demi swasembada pangan yang diinginkan Presiden," ujar Menteri Pertanian RI.
Setelah vidcon, Forkopimda Kabupaten Samosir menyerahkan bibit jagung secara simbolis kepada Kelompok Tani, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Pemilik Lahan. Selanjutnya, Forkopimda bersama-sama melaksanakan penanaman bibit jagung di lahan yang telah disiapkan.
Kabag SDM Polres Samosir, selaku Ketua Program Ketahanan Pangan Polres Samosir menyampaikan bahwa program ini akan terus berlanjut.
"Polres Samosir telah menyiapkan total lahan seluas 7 hektar, yang terdiri dari 2 hektar di wilayah Polsek Harian dan 5 hektar di wilayah Polsek Pangururan," jelasnya.
Sementara itu, Pejabat Sementara Kasi Humas Polres Samosir, Bripka Vandu P. Marpaung, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari 100 hari kerja Presiden Republik Indonesia dalam mendukung swasembada pangan Tahun 2025.
"Penanaman jagung ini dilaksanakan serentak oleh seluruh Polda dan Polres di Indonesia," pungkasnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah, Swasta dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(ril/jnr)

Baca Lainnya :
- Pemkot Samarinda Akan Jadikan Kawasan Sungai Karang Mumus Sebagai Waterfront City Pada 20250
- Viral, Penganiayaan Diatas Jetski Di Danau Toba, Polisi Tangkap Terduga Pelaku0
Berita SAMOSIR














