- Tim Polda Kalsel Sidak Pasar Pandu, Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman jelang Ramadhan
- Infrastruktur Jadi Prioritas, DPRD Kotabaru dan PUPR Tinjau Jalan Rusak
- Komisi III DPRD Kotabaru Siap Kawal Pemeliharaan Jalan Pulaut Timur ke Pulau Laut Selatan
- Satu Tahun Salurkan MBG di Pulau Laut Utara, Kepala SPPG Semayap : Semua Berjalan Lancar
- Safari Ramadhan 1447 H di Kelumpang Selatan, Pemkab Kotabaru Serahkan Berbagai Bantuan
- Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pelindo Kotabaru Pastikan Pelayanan Aman dan Nyaman
- Dukung Visi Misi Bupati Tingkatkan PAD, Disparpora Kotabaru Gelar Lomba Religius di Siring Laut
- Kepala Sekolah MAN Kotabaru Sebut 7 Bulan MBG Berjalan Lancar
- Pemda Kalsel Didorong Aktif Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Koperasi Merah Putih
- Inflasi Kalsel Februari 2026 Capai 0,86 Persen, BI Perkuat Langkah Pengendalian Harga
Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia, Diskominfo Banjarbaru Gelar Bimtek Visualisasi Data Statis
.jpg)
Keterangan Gambar : Bimtek visualisasi data statistik sektoral, Kamis (12/2/2026).
Baca Lainnya :
- Disdukcapil Banjarbaru Terima Predikat Zona Integritas Menuju WBK/WBBM0
- Perjuangan Wali Kota Lisa Gaungkan Cempaka Sebagai Living Museum, Menteri Fadli Zon Siap Dukung 0
Kegiatan ini diikuti oleh 32 operator data dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru. Bimtek tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat tata kelola data yang akurat, terstandar, dan terintegrasi.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur dalam mengolah dan menyajikan data melalui visualisasi yang informatif, komunikatif, serta mudah dipahami. Data yang tersaji dengan baik diharapkan mampu mendukung proses perencanaan, monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data.
Dalam sambutannya, Plt Kepala Diskominfo yang diwakili Sekretaris Diskominfo, Ahmad Syarief Nizami, menegaskan bahwa di era digital, data memiliki peran strategis dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan. Namun, data harus disajikan secara jelas, informatif, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Visualisasi data yang baik akan mempercepat pemahaman, meningkatkan kualitas analisis, serta mendorong lahirnya kebijakan publik yang berbasis data,” ujarnya.
Selain pemaparan mengenai visualisasi statistik sektoral, pada kesempatan ini juga mensosialisasikan mengenai sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada bulan Mei hingga Juli 2026 oleh BPS kota banjarbaru.
.jpg)
.jpg)
Baca Lainnya :
- Banjarbaru Kembali Raih Prestasi Nasional, Jaminan Kesehatan Warga Capai 95 %0
- Wali Kota Lisa Halaby Lantik Pengurus KEK Banjarbaru 0














