- Ketua DPRD Kotabaru Suwanti Janji Tindaklanjuti Aspirasi LSM AKGUS
- LSM AKGUS Kecewa Ke DPRD Kotabaru: Kami Diterima Dipojok Rumah
- Konsisten Jaga Kebocoran APBD, Bang Tungku Demo DPRD Kotabaru Suarakan Dugaan Korupsi
- Komitmen Awasi Keuangan Daerah, Bang Tungku: 24 Agustus 2026, Kami akan Demo DPRD Kotabaru
- Bupati Rusli didampingi Forkopimda Lepas Karnaval HUT ke - 81 RI di Kotabaru
- Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026
- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
Pemprov Kalsel Dukung Pengendalian Inflasi Melalui Optimalisasi Distribusi Komoditas Strategis

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan secara virtual, di Command Center Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/7/2025). (foto: MC Kalsel)
Banjarbaru, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyatakan komitmennya mendukung pengendalian inflasi nasional melalui optimalisasi distribusi komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, dan bawang putih, sebagaimana dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Perdagangan secara virtual, di Command Center Kalsel.
Baca Lainnya :
- Dorong Kreativitas dan Ketahanan Pangan Keluarga, DPKP Kalsel Gelar Lomba Cipta Menu B2SA 20250
- Wagub Kalsel Buka Job Fair 2025 : Perkuat Konektivitas Dunia Usaha dan Pencari Kerja0
Hal ini diwujudkan dengan sinergi antara Tim pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalsel dengan Pemerintah Pusat dalam upaya penyaluran minyak goreng rakyat MINYAKITA serta stabilisasi harga beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Untuk komoditas beras, Kalsel termasuk dalam 35 provinsi yang mencatat harga beras premium di atas HET (Harga Eceran Tertinggi), Pemerintah melalui BAPANAS )Badan Pangan Nasional) menargetkan penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton hingga akhir 2025, termasuk ke daerah-daerah yang mengalami kenaikan harga signifikan,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komjen. Pol. Tomsi Tohir Balaw, di Banjarbaru, pada Senin (14/7/2025).
Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa rata-rata harga MINYAKITA di Kalimantan per 10 Juli 2025 berada di angka Rp17.048 per liter, atau 8,59 persen di atas (HET). Namun, tren penurunan harga secara nasional menjadi sinyal positif dari upaya distribusi ke pasar rakyat yang mulai menunjukkan hasil.
Kalsel juga disebut dalam konteks distribusi MINYAKITA yang memerlukan penguatan kerja sama antara BUMN Pangan (Perum BULOG dan ID FOOD) dan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan.
Pemerintah Pusat mendorong agar distribusi dilakukan langsung ke pedagang pengecer di pasar rakyat secara kontinu dan merata guna menekan harga di tingkat konsumen.
Sementara itu, terkait dengan komoditas bawang putih, realisasi impor nasional baru mencapai 50,14 persen dari alokasi PI yang diterbitkan.
Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda), termasuk Kalsel, didorong untuk memantau dan mendorong distribusi bawang putih secara merata melalui pasar rakyat, terutama mengingat masih tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas ini (lebih dari 95 persen).
Mendagri dan Kemendag juga mendorong inisiasi kerja sama perdagangan antar wilayah (KAD), untuk memperkuat keterkaitan ekonomi antar daerah produsen dan konsumen.
Kalimantan Selatan memiliki peluang untuk memanfaatkan skema ini, baik sebagai wilayah distribusi maupun potensi penyalur produk unggulan daerah.
Kementerian Perdagangan mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, BUMN Pangan, serta pelaku usaha dalam mengendalikan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok.
Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan terus memperkuat pemantauan, pelaporan distribusi, serta partisipasi aktif dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah. (red/MC Kalsel)
Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Kadinaskop Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai : 2013 Koperasi Merah Putih Telah Terbentuk0














