- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
- Setda Kotabaru Dorong ASN Cerdas Finansial di Era Digital
- Kotabaru Sambut Tim Penilai Lomba Desa Kalsel
- Tingkatkan Disiplin dan Loyalitas, Pemkab Kotabaru Gelar Apel Hari Kesadaran Nasional
- 30 Pemuda Kotabaru Ikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Digitalisasi Usaha di Tanah Bumbu
- Disparpora dan IOSKI Kotabaru Gelar Pelatihan SKJ 2022 dan SAIH untuk Guru PJOK
- Polda Kalsel Ungkap 128,7 Kilogram Sabu, Pemprov Apresiasi Kinerja Aparat
- Dinas Pariwisata Kalsel Gelar Pelatihan SDM, Pokdarwis Didorong Jadi Garda Terdepan Pariwisata
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
- Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat
Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas

Keterangan Gambar : Pemprov Kalsel Berkomitmen Penuhi Sarana Pendidikan Ramah Disabilitas
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel menegaskan komitmennya dalam melakukan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang inklusif. Proses pemenuhan ini akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan kebutuhan riil masing-masing sekolah, bukan berdasarkan keinginan semata.
Baca Lainnya :
- Disdikbud Kalsel Gelar Pameran Temporer Peradaban Dayak di Museum Lambung Mangkurat0
- Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 128,7 Kg Sabu, Kapolda: Sasar Daerah Pertambangan dan Perkotaan0
Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pengadaan fasilitas penunjang di sekolah. Pemenuhan fasilitas tersebut harus benar-benar disesuaikan dengan kegunaan dan kondisi di lapangan.
“Sarana dan prasana Disabilitas itu pemenuhannya secara bertahap dan sesuai kebutuhan sekolah. Jangan sampai ada peralatan itu hanya untuk keinginan, tetapi kita harus sesuai kebutuhan dan sesuai dengan kegunaannya. Itu yang harus kita lakukan,” ujar Abdul Rahim, Banjarbaru, Kamis (18/6/2026).
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa konsep aksesibilitas ini tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik luar ruangan, melainkan mencakup ekosistem belajar yang menyeluruh bagi para peserta didik.
“Tidak hanya mencakup akses fisik seperti toilet ramah disabilitas dan jalur mobilitas yang aman, tetapi juga akses terhadap media pembelajaran, teknologi pendukung, serta lingkungan belajar yang nyaman dan mudah diakses oleh semua peserta didik,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip aksesibilitas secara berkesinambungan dalam setiap aspek pembangunan dan pengembangan satuan pendidikan di wilayahnya.(red/mcksl)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











