- Gegara Ucapan *Bau Kentut* MD Tusuk Kepala Temannya Pakai Sangkur
- KNPI Kal-Sel Apresiasi Kinerja Polda pada HUT Bhayangkara ke-80
- BPSDMD Kalsel Tingkatkan Kompetensi ASN Melalui Sertifikasi Level-1 Pengadaan Barang dan Jasa
- Museum Lambung Mangkurat Gelar Pekan Cinta Museum 2026, Perkuat Edukasi Sejarah dan Budaya
- Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi Pemprov dan Polri Jaga Keamanan Daerah
- Lebih dari 90 Persen Indikator EPSS Terpenuhi, Diskominfo Kalsel Optimistis Raih Nilai Lebih Baik
- Diskominfo Kalsel Optimalkan Anggaran 2027, Fokus Jaga Kualitas Layanan Publik Berbasis Digital
- Pemprov Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan untuk Jaga Ketersediaan Beras di Daerah
- Pemprov Kalsel Perkuat Keamanan Pangan, Pelaku Usaha PSAT Didorong Kantongi Sertifikasi
- Lagi! Indocement Tarjun Raih Penghargaan Nasional atas Dukungan Program Imunisasi di Indonesia
Meski Dana Transfer Dipangkas, Andi Rudi Genjot Pertumbuhan Ekonomi Tanbu Tertinggi 5 Tahun Terakhir

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
TANAH BUMBU, Borneopos.com – Di Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu merupakan kabupaten paling banyak pengurangan dana tranfer dari pusat, yaitu sebesar 49%, namun uniknya Tanah Bumbu mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bahkan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Baca Lainnya :
- Tanah Bumbu Terima Penghargaan Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan0
- Sinergi Ramadan: TP PKK dan Dekranasda Tanah Bumbu Tebar Kebaikan di Batulicin0
Hal itu diungkapkan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dalam forum Musrenbang RKPD tahun 2027 di Pendopo Serambi Madinah, Gunung Tinggi, Rabu (25/3/2026).
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan prestasi unggulan pembangunanan Tanah Bumbu tahun 2025, tahun pertama kepemimpinannya sejak dilantik tanggal 20 Februari 2025 lalu, yaitu:
Pertama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 mencapai 75,09 persen dengan kategori tinggi. Kabupaten Tanah Bumbu berada pada posisi keempat tertinggi dari 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan.
Kedua, Presentase penduduk miskin Tanah Bumbu hanya 3,13 persen, atau lebih rendah dari presentase penduduk miskin Provinsi Kalsel 3,84 persen, dan pusat 8,25 persen.
Ketiga, pertumbuhan ekonomi Tanah Bumbu pada tahun 2025 meningkat mencapai 5,52 persen. Capaian ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Keempat, usia harapan hidup meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu 74,68 tahun. Rata-rata lama sekolah juga meningkat 8,44 persen pertahun.
Ia menyakinkan bahwa meski pun dana transfer dari pusat berkurang secara signifikan namun tidak mengurangi semangat pembangunan, terbukti dengan peningkatan IPM dan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Ia pun berharap pada tahun 2027 nanti seluruh perangkat daerah lebih serius dalam mencermati perencanaan sehingga tidak lagi terjadi kesalahan pada penempatan kode rekening ataupun pergeseran anggaran yang tidak sesuai dengan arah pembangunan.
“Apabila masih ada terjadi (kesalahan) maka dipastikan akan ada konsekuensi yang akan diterima,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang M Untung menyampaikan bahwa penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2027 bertujuan untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan program pembangunan.
“Bapak Bupati Tanah Bumbu (Andi Rudi Latif) menegaskan bahwa tidak ada lagi program yang tidak jelas, tidak selaras dengan pemerintah daerah, dan tidak ada lagi pemborosan anggaran,” katanya.
Sehingga setiap program harus terukur, menyelesaikan masalah, dan memberikan manfaat. Forum Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi wadah strategis untuk menyepakati pembangunan yang penting dan mendesak.
“Untuk memastikan setiap rupiah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Ketujuh prioritas pembangunan Tanah Bumbu tahun 2027 adalah:
Peningkatan kualitas dkesehataibilitas pendidikan.
Peningkatan kualitas sarana dan pelayanan kesehatan.
Peningkatan ketahanan pangan daerah melalui penguatan UMKM berbasis industri unggulan.
Pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan merata.
Penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjtan dengan memperhatikan tata. ruang dan lingkungan.
Peningkatan Prestasi bidang seni budaya dan olahraga serta melestarikan warisan budaya.
Peningkatan tata kelola pemerintahan akuntabel, melayani, akuntabel (*)
Baca Lainnya :
- Perdana di 2026, Bupati Tanbu Andi Rudi Latif Lantik Puluhan Pejabat Eselon II, III, dan IV0
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–20300
Berita Tanah Bumbu














