- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
- Pemkab Kotabaru Promosikan Wisata Alam Mamake Lewat Trail Run Tahura Sebatung
- Festival Akrab 2026, Pemkab Kotabaru Dorong Kreativitas Jadi Peluang Ekonomi
Ketua Fraksi PDIP Kotabaru, Dr. Gewsima Mega Putra: Tinjau Ulang Rencana Kenaikan Tarif Air PDAM

Keterangan Gambar : Ketua Fraksi PDIP DPRD Kotabaru, Dr. Gewsima Mega Putra
Kotabaru, Borneopos.com - Rencana kenaikan tarif air PDAM Kotabaru yang diterapkan muali Agustus 2025 sebesar Rp. 500 dari sebelumnya Rp. 2.500 per kubik menjadi Rp. 3.000 per kubik mendapat tanggapan beragam serta penolakan dari berbagai pihak salah satunya, anggota DPRD yang juga ketua Fraksi PDIP DPRD Kotabaru, Dr. Gewsima Mega Putra SE. MM menyayangkan keluarnya kebijakan menaikan tarif air PDAM Kotabaru.
Baca Lainnya :
"Di saat rakyat Kotabaru berjuang demi sesuap nasi, jangan justru ditambah luka dengan menaikkan tarif PDAM. Jangan menjajah rakyat dengan kebijakan yang menyengsarakan!," tegas Putra, sang anggota dewan yang kerap lantang menyuarakan suara wong cilik, kepada Borneo Pos, Sabtu (2/8/2025).
Lebih lanjut, Putra mengatakan bahwa dirinya mendorong PDAM untuk meninjau ulang rencana tersebut dan lebih mengutamakan efisiensi internal serta peningkatan kualitas pelayanan, tanpa harus membebani pelanggan.
"Diharapakan PDAM bisa melakukan efesiensi internal, tanpa harus membebani pelanggan," tutupnya. (red)
Baca Lainnya :














