- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Gubernur Kalsel Tekankan Peran Strategis Pengawas Sekolah dalam Menjaga Mutu Pendidikan

Keterangan Gambar : Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah.
Kalsel, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menegaskan bahwa pengawas sekolah memiliki posisi yang sangat krusial dalam struktur pendidikan daerah.
Baca Lainnya :
- Pemkab Kotabaru Resmi Lantik 872 PNS0
- Bupati Kotabaru Kukuhkan Dewan Hakim dan Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-560
Hal tersebut disampaikan Muhidin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah pada Pelantikan Pengurus, Seminar, dan Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, keberadaan pengawas bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan. Ia berharap pengurus APSI yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan profesionalisme tinggi.
”Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Meskipun terus mengalami kemajuan, Dinansyah tidak menampik adanya tantangan besar yang harus dihadapi, mulai dari kesenjangan kualitas antarwilayah hingga adaptasi teknologi. Ia menekankan pentingnya penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter sebagai fondasi utama SDM unggul.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ia mengharapkan agar praktik pengawasan mulai bergeser ke arah yang lebih modern.
”Praktik pengawasan sekolah atau satuan pendidikan, perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari Dinas Pendidikan hingga pemerintah kabupaten/kota, untuk membangun sinergi yang kuat dengan APSI. Keterpaduan langkah ini dinilai penting agar arah kebijakan dan pembinaan di lapangan dapat berjalan selaras.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan harapan agar APSI menjadi wadah inovasi dan pertukaran gagasan demi kemajuan “Banua”.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











