- Ketua DPRD Kotabaru Suwanti Janji Tindaklanjuti Aspirasi LSM AKGUS
- LSM AKGUS Kecewa Ke DPRD Kotabaru: Kami Diterima Dipojok Rumah
- Konsisten Jaga Kebocoran APBD, Bang Tungku Demo DPRD Kotabaru Suarakan Dugaan Korupsi
- Komitmen Awasi Keuangan Daerah, Bang Tungku: 24 Agustus 2026, Kami akan Demo DPRD Kotabaru
- Bupati Rusli didampingi Forkopimda Lepas Karnaval HUT ke - 81 RI di Kotabaru
- Siaran Pers WALHI Kalsel: 81 Tahun Kemerdekaan, Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
- Pemkab Kotabaru Apresiasi Penampilan dan Dedikasi Paskibraka 2026
- Pemkab Kotabaru Gelar Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI
- Usai Upacara HUT RI ke 81, Bupati dan Wakil Bupati Kotabaru Kompak Kunjungi RSUD PJS
- HUT RI ke-81, Bupati Dan Wakil Bupati Kotabaru Teguhkan Semangat Menuju Kotabaru Hebat
Gubernur Kalsel Fokuskan RKPD 2027 Pada Infrastruktur dan Penanganan Banjir

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam penanganan banjir secara terintegrasi sebagai salah satu prioritas utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam penanganan banjir secara terintegrasi sebagai salah satu prioritas utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Baca Lainnya :
- Ketua DPRD Kalsel Dorong RKPD 2027 Responsif Terhadap Aspirasi Masyarakat0
- Gubernur Kalsel Paparkan Proyek Strategis Kalsel, Dari Jembatan Pulau Laut Hingga KEK Mekar Putih0
Dalam sambutannya, Gubernur menyoroti karakteristik banjir di Kalimantan Selatan yang berbeda dengan daerah lain, terutama karena dipengaruhi oleh fenomena pasang surut air laut (rob) yang bertepatan dengan intensitas hujan tinggi. Kondisi ini menyebabkan banjir menjadi lebih kompleks dan membutuhkan penanganan yang terintegrasi lintas wilayah serta lintas sektor.
“Kita melihat bahwa banjir di Kalimantan Selatan itu berbeda karena dipengaruhi oleh rob dan hujan ekstrem. Ketika keduanya terjadi bersamaan, maka dampaknya sangat besar seperti yang kita alami tahun ini,” ujar Gubernur Muhidin.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah merancang sejumlah program strategis, di antaranya pengerukan Sungai Alalak untuk memperlancar aliran air menuju Sungai Barito, serta pembangunan sudetan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Proyek sodetan ini direncanakan sepanjang kurang lebih 40 kilometer sebagai upaya mempercepat pembuangan air ke aliran utama.
“Sodetan ini menjadi solusi penting. Memang kemampuan daerah terbatas, tapi kita akan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan balai. Tanpa kerja sama, sulit untuk menyelesaikan masalah banjir secara cepat,” jelasnya.
Selain itu, upaya lain yang telah berjalan adalah pengerukan Sungai Bakau menuju Sungai Buluh di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sepanjang 30 kilometer. Program ini diharapkan mampu mengurangi genangan air serta mempercepat surutnya banjir di wilayah tersebut.
Gubernur juga menekankan bahwa seluruh program pengendalian banjir harus terintegrasi dalam dokumen perencanaan daerah, sehingga memiliki kekuatan penganggaran dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia mengingatkan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah pusat dalam menyusun program tersebut.
“Penanganan banjir tidak bisa parsial. Harusterencana, terintegrasi, dan didukung semua pihak agar hasilnya maksimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap dengan berbagai program strategis tersebut, risiko banjir dapat ditekan secara signifikan, sehingga tidak lagi menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat maupun perekonomian daerah.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250














