- Opini | Advokasi dan Kerja Kolaborasi Iklim Usaha
- Pra Musrenbang, Banjarbaru Matangkan Strategi Penanganan Stunting
- Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar
- Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Dorong Kesiapsiagaan Lintas Sektor
- Pemprov Kalsel Dorong Sinergi Forum Kerukunan Umat Beragama Hadapi Dampak Krisis Global
- Klarifikasi HOAX Disbunnak Kalsel Soal Sertifikat Veteriner
- Kadisparpora Kotabaru Ajak Warga Kembangkan Pariwisata Bumi Saijaan
- Awalludin Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus DPD KNPI Kalsel 2026–2029
- Forum Kemitraan IKM Se-Kalsel Perkuat Jaringan Usaha dan Akses Pasar Industri Lokal
- Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling, Program Perdana Literasi Anak Tahun 2026
Gubernur Kalsel Paparkan Proyek Strategis Kalsel, Dari Jembatan Pulau Laut Hingga KEK Mekar Putih

Keterangan Gambar : Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memaparkan berbagai proyek infrastruktur strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026. Proyek-proyek tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta memperkuat daya saing daerah.
Kalsel, Borneopos.com - Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memaparkan berbagai proyek infrastruktur strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026. Proyek-proyek tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, serta memperkuat daya saing daerah.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin Imbau Waspada Karhutla, Liang Anggang Jadi Perhatian0
- Tentunda 7 Tahun, Pemprov Kalsel Usulkan Ulang Rencana Pembangunan Rusun ASN0
Salah satu proyek unggulan yang disampaikan adalah pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Proyek ini memiliki nilai investasi besar dan dirancang sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi kawasan, khususnya dalam mendukung pengembangan kawasan industri dan pelabuhan.
“Kita sudah memantapkan pembangunan Jembatan Pulau Laut sejak 2025, dan targetnya bisa selesai pada 2028. Ini menjadi salah satu proyek strategis yang akan membuka akses dan peluang ekonomi baru,” ungkap Gubernur dalam sambutannya pada kegiatan Musrenbang 2026 di Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Pemerintah Provinsi juga merencanakan pembangunan Jalan Lintas Tengah melalui jalur Mali-Mali yang menghubungkan Martapura dengan Kabupaten Tapin. Jalan ini dirancang untuk mengurai kemacetan di jalur utama Jalan A. Yani yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi darat di wilayah tersebut.
“Jalan tengah ini sangat penting untuk memecah arus lalu lintas. Tahun ini kita fokus pada pembebasan lahan, dan konstruksi direncanakan mulai 2027,” jelasnya.
Tidak hanya itu, pembangunan stadion bertaraf internasional di kawasan Liang Anggang, Banjarbaru, juga menjadi prioritas. Stadion ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan event berskala nasional maupun internasional.
“Tahun ini kita lakukan pembebasan lahan, kemudian pembangunan dimulai secara bertahap. Ini proyek multiyears yang akan selesai sekitar 2028,” tambahnya.
Gubernur juga menyinggung rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Pelabuhan Internasional Mekar Putih yang diproyeksikan menjadi salah satu pelabuhan terdalam di Indonesia. Proyek ini diharapkan mampu menarik investasi besar dan memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik regional.
Menurutnya, seluruh proyek tersebut harus terintegrasi dalam perencanaan RKPD agar memiliki arah yang jelas dan selaras dengan kebijakan nasional. Ia juga menekankan pentingnya dukungan DPRD dan kolaborasi lintas sektor dalam merealisasikan pembangunan tersebut.
“Semua program ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antara pemerintah, DPRD, dan juga dukungan masyarakat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat,” tegas Gubernur.(red/mcksl)




Baca Lainnya :
- GPIB Immanuel Kotabaru Jadi Tuan Rumah Porseni Pelkat PKB Mupel Kalsel-Teng Tahun 20250
- Lamban Dimulai, Proyek Multiyears Jembatan Semayap Senilai Rp. 9,2 M di Protes Warga0





_(1).png)






