- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK

Keterangan Gambar : Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA/SMK
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Aplikasi E-Absen dan E-Performance bagi admin sekolah jenjang SMA dan SMK se-13 kabupaten/kota di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di Banjarbaru, Rabu (29/7/2026).
Baca Lainnya :
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat 0
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel0
Kegiatan tersebut menghadirkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan sebagai narasumber utama. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman para admin dalam mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi, mewujudkan sistem kerja yang transparan dan akuntabel, serta mendukung percepatan transformasi digital menuju birokrasi berbasis paperless.
Kepala Diskominfo Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, mengatakan penerapan aplikasi E-Absen dan E-Performance merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Ini adalah salah satu upaya kita dalam meningkatkan pembangunan digital. Jadi semua diarahkan menuju sistem paperless. Dengan memanfaatkan sistem seperti ini, mudah-mudahan seluruh kegiatan, baik disiplin maupun kinerja, dapat terukur secara efektif dan efisien,” ujar Muslim.
Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi tersebut juga berkaitan langsung dengan pengelolaan kepegawaian, termasuk penentuan hak keuangan aparatur sipil negara (ASN) seperti pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang disesuaikan dengan capaian kinerja masing-masing.
Menurutnya, disiplin dan kehadiran ASN, baik yang bekerja dari kantor (Work From Office/WFO) maupun dari lokasi lain sesuai ketentuan (Work From Home/WFH), tetap dipantau melalui sistem terintegrasi APIK Kinerja Kalimantan Selatan.
“Pemerintah mendorong agar kinerja tetap terukur. Jika berkaitan dengan kehadiran, baik WFO maupun WFH, tentu ada indikator yang menunjukkan bahwa pegawai telah melakukan kehadiran sesuai ketentuan,” jelasnya.
Muslim menambahkan, keberhasilan implementasi sistem digital tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada peran admin sebagai pengelola aplikasi. Karena itu, diperlukan pemahaman yang baik agar pengelolaan data kehadiran dan kinerja dapat dilakukan secara akurat sehingga meminimalkan kesalahan teknis maupun administratif yang berpotensi merugikan pegawai.
Ia berharap sosialisasi dan pendampingan terhadap seluruh perangkat daerah terus dilakukan agar pemanfaatan aplikasi E-Absen dan E-Performance semakin optimal serta mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.
“Harapannya, sosialisasi ini dapat dipahami dengan baik sehingga pemanfaatan aplikasi menjadi lebih optimal, kinerja dapat dipertanggungjawabkan, dan seluruh proses berlangsung secara transparan,” pungkasnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











