- Dispora Kalsel Seleksi Wirausaha Muda Berprestasi, Dorong UMKM Berbasis Kearifan Lokal
- Duta Pepelingasih Kalsel 2026 Resmi Terpilih, Siap Jadi Agen Perubahan Pelestarian Lingkungan
- Perkuat Sektor Perkebunan dan Peternakan Daerah, Disbunnak Kalsel Dukung Program KDMP
- Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama
- Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Aplikasi E-Absen dan E-Performance kepada Admin SMA dan SMK
- Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru
- 16 Tim Pelajar Putri Rebut juara diPERWOSI CUP I 2026
- Pemkab Kotabaru Hadiri Sosialisasi ASN Pra Pensiun dan Silaturahmi Pengajian Nasabah Pensiunan BSI
Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat

Keterangan Gambar : Dispora Kalsel Tingkatkan Profesionalisme Wasit dan Juri Tiga Cabor Melalui Pelatihan Bersertifikat Nasional
Kalsel, Borneopos.com - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan dan Pengembangan Wasit dan Juri bagi tiga cabang olahraga (cabor), yakni panjat tebing, panahan, dan menembak, di Banjarmasin, Selasa (28/7/2026).
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Sampaikan Rancangan KUPA dan PPAS di Rapat Paripurna DPRD Kalsel0
- HUT ke-76, IGTKI-PGRI Kotabaru Kukuhkan Pengurus Baru0
Kegiatan yang berlangsung selama 28–30 Juli 2026 ini menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kualitas perangkat pertandingan guna mendukung pembinaan olahraga prestasi di Banua.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, didampingi Sekretaris Dispora Deny Saputra, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Heru Susmianto, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Muhammad Anugrah, serta jajaran pejabat Dispora Kalsel.
Dalam sambutannya, Pebriadin Hapiz menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga pada kompetensi wasit dan juri sebagai perangkat pertandingan.
“Kita tidak hanya membangun kapasitas atlet dan pelatih, tetapi juga meningkatkan kompetensi wasit dan juri. Sulit mewujudkan olahraga yang sportif apabila perangkat pertandingannya belum memiliki kualitas yang baik. Karena itu, seluruh elemen pembinaan olahraga harus dibangun secara seiring dan sejalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tiga cabang olahraga yang dipilih memiliki karakteristik tersendiri sehingga membutuhkan peningkatan kompetensi yang spesifik.
Menembak menuntut pemahaman tinggi terhadap aspek keselamatan, panahan membutuhkan ketelitian, disiplin, dan ketekunan, sementara panjat tebing memiliki regulasi teknis yang terus berkembang.
Menurutnya, peserta tidak hanya memperoleh materi dari instruktur nasional, tetapi juga mendapatkan kesempatan berdiskusi, memperbarui pemahaman terhadap regulasi terbaru, serta membangun jejaring profesional antarwasit dan juri dari kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
“Output dari pelatihan ini adalah sertifikat kompetensi yang setara dengan sertifikat nasional sehingga para peserta memiliki legalitas dan kemampuan sesuai standar cabang olahraganya masing-masing,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan sekaligus Ketua Pelaksana, Zulhaidir, mengatakan pelatihan diikuti sebanyak 50 peserta yang terbagi dalam tiga cabang olahraga, yakni panjat tebing, panahan, dan menembak.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan Dispora Kalsel dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga.
“Setiap tahun kami melaksanakan pelatihan untuk beberapa cabang olahraga. Tahun ini fokus pada tiga cabor yang membutuhkan penyempurnaan sertifikasi dengan menghadirkan narasumber dan juri nasional, sehingga peserta dapat menyesuaikan diri dengan regulasi-regulasi terbaru,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Perwasitan PB PERPANI, Reno Sagita Wibowo, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan yang dinilai mampu mendukung lahirnya wasit panahan berkualitas dari Kalimantan Selatan.
Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki potensi sumber daya manusia yang besar untuk berkembang hingga jenjang nasional sebagai wasit maupun juri.
“Kalimantan Selatan memiliki potensi SDM yang sangat baik. Melalui pelatihan ini kami berharap akan lahir wasit-wasit panahan yang mampu melanjutkan ke jenjang nasional. Dispora Kalsel juga telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik untuk mendukung peningkatan kualitas SDM olahraga,” ungkap Reno.
Melalui pelatihan ini, Dispora Kalsel berharap lahir lebih banyak wasit dan juri yang profesional, berintegritas, serta mampu memimpin pertandingan sesuai standar nasional, sehingga turut memperkuat ekosistem pembinaan olahraga prestasi di Kalimantan Selatan.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL











