- Jambore PKK 2026, Fathul Jannah Tekankan Peran Kader di Tingkat Keluarga
- Dinkes Kalsle Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Dampak Kabut Asap Karhutla
- Tiga Pokmaswas HSU Terima Hibah Perahu Motor dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin
- Perkuat Pengawasan Perairan, Pokmaswas Kabupaten Banjar Terima Hibah Perahu Motor
- Ditengah Kemarau Panjang, Poktan Sri Tunggal Martapura Berhasil Panen Padi 5 Ha
- Gubernur Muhidin Perintahkan Pelayanan Secepatnya untuk Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Dirawat
- Genjot Kemajuan Daerah, Bupati Tinjau Pembagunan Jalan Tembus Jembatan Tanjung Serdang
- Gekrafs Binaan Disparpora Siap Promosikan Gula Aren Tirawan Kotabaru di CAEXPO 2026 China
- Pantai Risalo Tanjung Selayar, Tawarkan Keindahan Asri nan Alami
- Kadisparpora Kotabaru Dorong Kaum Muda Saijaan Lahirkan Karya Film
Jambore PKK 2026, Fathul Jannah Tekankan Peran Kader di Tingkat Keluarga

Keterangan Gambar : Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru, Selasa (15/9/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak dalam memastikan setiap program pemberdayaan benar-benar sampai ke keluarga.
Baca Lainnya :
- Dinkes Kalsle Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Dampak Kabut Asap Karhutla0
- Tiga Pokmaswas HSU Terima Hibah Perahu Motor dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin0
Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, saat membuka Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru, Selasa (15/9/2026).
Jambore diikuti jajaran kader PKK dari tingkat desa hingga kecamatan, serta dihadiri para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel dan kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Fathul Jannah mengatakan, jambore tidak sekadar menjadi ajang berkumpul bagi para kader, tetapi harus dimanfaatkan sebagai ruang belajar sekaligus memperkuat silaturahmi.
“Ulun mengajak kita semua menjadikan jambore ini sebagai ruang belajar sekaligus ruang silaturahmi. Melalui kegiatan ini, kita menambah pengetahuan, mengasah kemampuan, dan saling menumbuhkan motivasi bagi sesama kader PKK,” ujarnya.
Menurutnya, sejumlah materi yang diberikan dalam jambore memiliki keterkaitan langsung dengan ketahanan keluarga. Di antaranya pengelolaan keuangan keluarga serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.
Ia meminta para kader tidak berhenti pada pemahaman pribadi, tetapi meneruskan pengetahuan tersebut hingga ke kelompok Dasawisma.
“Ulun minta seluruh materi itu dibawa pulang sampai ke Dasawisma. Pengetahuan tentang keuangan menjaga keluarga dari jeratan utang, dan pengetahuan tentang HIV/AIDS menjaga keluarga kita,” katanya.
Fathul Jannah menekankan, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada peran kader di lapangan. Sebab, program yang disusun di tingkat provinsi tidak akan memberikan dampak maksimal apabila tidak diteruskan dan digerakkan hingga tingkat keluarga.
“Kader adalah ujung tombak gerakan PKK. Program sebaik apa pun yang disusun di tingkat provinsi tidak akan sampai ke keluarga apabila tidak digerakkan oleh kader di Dasawisma,” tegasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader atas kehadiran dan kesungguhannya mengikuti jambore, termasuk kepada para narasumber, panitia pelaksana serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dengan tertib dan penuh semangat. Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2026 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL









