- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
Diguyur Hujan Deras, Beberapa Titik Jalan Protokol Kotabaru Banjir Lagi!

Keterangan Gambar : Jalan protokol didepan rumah kemasan Kotabaru, dipenuhi air hujan, Selasa (27/8/24)
Borneopos.com, Kotabaru - Hujan Lebat yang melanda Pulau Laut Utara pada Selasa (27/8/24) sekira jam 22.30 wita membuat beberapa ruas jalan protokol di Pulau Laut Utara Banjir.
Baca Lainnya :
- Diduga Ada Persoalan Pada Laporan Penjualan, Akankah Dirut PT. Baramarta Jadi Tersangka ? 0
- PT. Indocement Ajak Jurnalis Kotabaru Tanam Pohon Di Bukit Mamake Sekaligus Media Gathering0
Salah satu yang titik yang mengalami genangan di jalan raya cukup tinggi adalah di area depan bangunan rumah kemasan., Jl. H.H.Basri Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru.

Air yang tergenang di jalan protokol hampir setara tingginya dengan pembatasan (median) jalan.
Akibat tingginya genangan air mengakibatkan para pengguna jalan yang menggunakan sepeda motor harus ekstra hari-hati.
Kejadian banjirnya jalan protokol ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi.
Menurut salah satu warga yang tak mau namanya disebut mengatakan bahwa genangan ini terjadi karena ada pembatasan jalan dan saluran drainase mampet.

"Saluran drainase/parit mampet atau kotor, makanya air lari kejalan serta adanya pembatas jalan yang menghambat aliran air," ucapnya.
Selanjutnya, warga ini mengeluhkan kondisi ini terus terjadi secara berulang.
"Kami tak tau harus kemana lagi mengadu, Dinas terkait sepertinya tak bisa lagi di harapkan," keluhnya. (red)


Baca Lainnya :
- 35 Anggota DPRD Kotabaru Periode 2024-2029 Resmi Dilantik0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0












