- Disparpora Kotabaru Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke 100 Perwakilan Siswa se Kotabaru
- Sambut Idul Adha 2026, Pelindo Kotabaru Sebar Hewan Qurban di Sejumlah Masjid di Bumi Saijaan
- Disparpora Genjot Wisata Saijaan Lewat Kotabaru Tourism Video Competition 2026
- Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas
- Disparpora Kotabaru Gandeng Stakeholder, Cegah Kaum Muda Salahgunakan Narkoba
- Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Strategi Komunikasi untuk Perkuat Kehumasan Pemerintah
- BBPOM Banjarbaru dan Pemprov Kalsel Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obatan
- PAUD Citra Indonesia Gelar Pentas Seni Akhir Tahun, Anak-Anak Tampil Memukau
- Kelurahan Guntung Paikat Dukung Pentas Seni PAUD Citra Indonesia
- Dishub Kalsel Siapkan Pola Baru Operasional BRT Banjarbakula
Bupati Tanah Bumbu, Bang Arul Salurkan Insentif untuk Guru Pondok Pesantren

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif saat memberikan bantuan secara simbolis, Rabu (31/12/2025).
Tanah Bumbu, Borneopos.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyalurkan insentif kepada para Guru Pondok Pesantren yang digelar di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (31/12/2025).
Baca Lainnya :
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati dalam rangkaian kegiatan Shalat Hajat berjamaah yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama menyongsong Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap dedikasi para guru pondok pesantren dalam membina akhlak dan membentuk karakter generasi muda.
“Para guru pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi moral dan spiritual masyarakat sejak usia dini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peran mulia ini melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif,” ujar Bupati.
Program insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru pondok pesantren dalam melanjutkan pengabdian mereka, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.030 guru keagamaan tercatat menerima insentif tersebut, terdiri dari guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis taklim. (Red/mc)
Baca Lainnya :





.jpg)








