- WALHI Kalsel: Indonesia Darurat Sampah Plastik, Produksi Nasional Capai 5 Juta Ton Per Tahun
- KLHK RI: Indonesia Hasilkan 25 Juta Ton Sampah Tahun 2025, 20% Diantaranya Sampah Plastik
- Bappeda Kalsel Paparkan Target Makro dan Prioritas Pembangunan RKPD 2027
- Gubernur Kalsel Fokuskan RKPD 2027 Pada Infrastruktur dan Penanganan Banjir
- Ketua DPRD Kalsel Dorong RKPD 2027 Responsif Terhadap Aspirasi Masyarakat
- Gubernur Kalsel Paparkan Proyek Strategis Kalsel, Dari Jembatan Pulau Laut Hingga KEK Mekar Putih
- Pemkab Kotabaru Matangkan Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji 2026
- Pemkab Kotabaru Panen Jagung di Desa Sebelimbingan, Langkah Nyata Dukung Ketahanan Pangan
- Pelantikan Pengurus KNPI Kalsel 2026-2029 Rencana Digelar di Tanah Bumbu
- Gubernur Muhidin Imbau Waspada Karhutla, Liang Anggang Jadi Perhatian
Bupati Tanah Bumbu, Bang Arul Salurkan Insentif untuk Guru Pondok Pesantren

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif saat memberikan bantuan secara simbolis, Rabu (31/12/2025).
Tanah Bumbu, Borneopos.com – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyalurkan insentif kepada para Guru Pondok Pesantren yang digelar di Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (31/12/2025).
Baca Lainnya :
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Bupati dalam rangkaian kegiatan Shalat Hajat berjamaah yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama menyongsong Tahun Baru 2026.
Kegiatan ini turut dihadiri para tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta jajaran pemerintah daerah.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemberian insentif ini merupakan bentuk penghargaan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap dedikasi para guru pondok pesantren dalam membina akhlak dan membentuk karakter generasi muda.
“Para guru pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk fondasi moral dan spiritual masyarakat sejak usia dini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung peran mulia ini melalui berbagai program, termasuk pemberian insentif,” ujar Bupati.
Program insentif ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru pondok pesantren dalam melanjutkan pengabdian mereka, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.030 guru keagamaan tercatat menerima insentif tersebut, terdiri dari guru pondok pesantren, guru ngaji, dan guru majelis taklim. (Red/mc)
Baca Lainnya :











