- Usung Visi Besar, Tokoh muda Tanah Bumbu Andi Rustianto Siap Maju Jadi Ketua KONI Kalsel 2026-2030
- KONI Kalsel Siap Gelar Pemilihan Ketua Umum, Anda Berminat dan Memenuhi Syarat Silahkan Daftar!
- Meski Dana Transfer Dipangkas, Andi Rudi Genjot Pertumbuhan Ekonomi Tanbu Tertinggi 5 Tahun Terakhir
- Pemprov Kalsel Sampaikan LKPJ 2025, Indikator Pembangunan Tunjukkan Tren Positif
- Pinky Manarul Alam Siap Bertarung di KNPI Barito Kuala, Berikut Rekam Jejaknya!
- KNPI Tanah Bumbu Apresiasi Musrenbang sebagai Wadah Aspirasi Pembangunan Daerah
- Menteri Lingkungan Hidup dan Rektor ULM Perkuat Sinergi Penanganan Sampah Berbasis Kampus
- Usai Cuti Bersama Idulfitri, Walikota Banjarbaru Lisa Ingatkan ASN Tingkatkan Etos Kerja
- Kepala UPT Wisata, Dian: 8.000 Wisatawan Berlibur Dengan Aman di Pantai Gedambaan
- Dalam 5 Hari, Wisata Air Terjun Tumpang Dua Kotabaru Layani 1.300 Wisatawan
Meski Dana Transfer Dipangkas, Andi Rudi Genjot Pertumbuhan Ekonomi Tanbu Tertinggi 5 Tahun Terakhir

Keterangan Gambar : Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif.
TANAH BUMBU, Borneopos.com – Di Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu merupakan kabupaten paling banyak pengurangan dana tranfer dari pusat, yaitu sebesar 49%, namun uniknya Tanah Bumbu mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bahkan tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Baca Lainnya :
- Tanah Bumbu Terima Penghargaan Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan0
- Sinergi Ramadan: TP PKK dan Dekranasda Tanah Bumbu Tebar Kebaikan di Batulicin0
Hal itu diungkapkan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif dalam forum Musrenbang RKPD tahun 2027 di Pendopo Serambi Madinah, Gunung Tinggi, Rabu (25/3/2026).
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan prestasi unggulan pembangunanan Tanah Bumbu tahun 2025, tahun pertama kepemimpinannya sejak dilantik tanggal 20 Februari 2025 lalu, yaitu:
Pertama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 mencapai 75,09 persen dengan kategori tinggi. Kabupaten Tanah Bumbu berada pada posisi keempat tertinggi dari 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan.
Kedua, Presentase penduduk miskin Tanah Bumbu hanya 3,13 persen, atau lebih rendah dari presentase penduduk miskin Provinsi Kalsel 3,84 persen, dan pusat 8,25 persen.
Ketiga, pertumbuhan ekonomi Tanah Bumbu pada tahun 2025 meningkat mencapai 5,52 persen. Capaian ini merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Keempat, usia harapan hidup meningkat dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu 74,68 tahun. Rata-rata lama sekolah juga meningkat 8,44 persen pertahun.
Ia menyakinkan bahwa meski pun dana transfer dari pusat berkurang secara signifikan namun tidak mengurangi semangat pembangunan, terbukti dengan peningkatan IPM dan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
Ia pun berharap pada tahun 2027 nanti seluruh perangkat daerah lebih serius dalam mencermati perencanaan sehingga tidak lagi terjadi kesalahan pada penempatan kode rekening ataupun pergeseran anggaran yang tidak sesuai dengan arah pembangunan.
“Apabila masih ada terjadi (kesalahan) maka dipastikan akan ada konsekuensi yang akan diterima,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bappedalitbang M Untung menyampaikan bahwa penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2027 bertujuan untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan program pembangunan.
“Bapak Bupati Tanah Bumbu (Andi Rudi Latif) menegaskan bahwa tidak ada lagi program yang tidak jelas, tidak selaras dengan pemerintah daerah, dan tidak ada lagi pemborosan anggaran,” katanya.
Sehingga setiap program harus terukur, menyelesaikan masalah, dan memberikan manfaat. Forum Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi wadah strategis untuk menyepakati pembangunan yang penting dan mendesak.
“Untuk memastikan setiap rupiah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Ketujuh prioritas pembangunan Tanah Bumbu tahun 2027 adalah:
Peningkatan kualitas dkesehataibilitas pendidikan.
Peningkatan kualitas sarana dan pelayanan kesehatan.
Peningkatan ketahanan pangan daerah melalui penguatan UMKM berbasis industri unggulan.
Pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan merata.
Penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjtan dengan memperhatikan tata. ruang dan lingkungan.
Peningkatan Prestasi bidang seni budaya dan olahraga serta melestarikan warisan budaya.
Peningkatan tata kelola pemerintahan akuntabel, melayani, akuntabel (*)
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru Hadiri Pelantikan Pengurus KONI Masa Tugas 2026–20300
- Perdana di 2026, Bupati Tanbu Andi Rudi Latif Lantik Puluhan Pejabat Eselon II, III, dan IV0
Berita Tanah Bumbu












