- Ayo Bersantai Sambil Nikmati Live Musik di Bukit Mamake
- Bupati Rusli Sambangi Balai KSDA Kalsel, Bahas Soal Pengembangan Pelabuhan di Kotabaru
- Perkuat Keberagaman, Koalisi Beragama Berkeyakinan Gelar Seminar Nasional di Banjarmasin
- Uji Publik Roadmap Geopark di Kotabaru, Sejumlah Obyek Wisata Masuk Daftar
- Gubernur Kalsel Terima Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama 2026
- Disparpora Kotabaru Lestarikan Budaya Suku Mandar Lewat Festival Katir Race Mini dan Pesta Rakyat
- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
Tak Terawat, Pantai Cemara Di Desa Mangkupadi Kabupaten Bulungan Perlu Perhatian Serius

Keterangan Gambar : Kondisi pantai cemara di Desa Mangkupadi, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara
Borneopos.com, BULUNGAN - Pantai Cemara yang terletak di Desa Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dulunya adalah salah satu destinasi wisata favorit di kawasan ini.
Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang lembut dan deretan pohon cemara yang memberikan keteduhan alami, menciptakan suasana yang sejuk dan menyegarkan bagi para pengunjung.
Baca Lainnya :
Namun, sayangnya, keindahan ini kini mulai memudar.
Salah satu daya tarik utama dari Pantai Cemara adalah deretan pohon cemara yang tumbuh subur di sepanjang pantai.
Pohon-pohon ini tidak hanya memberikan keindahan visual tetapi juga berfungsi sebagai pelindung alami dari angin kencang dan erosi pantai.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, banyak pohon cemara yang ditebang, entah karena alasan pembangunan atau pemanfaatan kayu. Penebangan pohon-pohon ini berdampak signifikan pada kondisi pantai.
Tanpa pohon cemara, pantai menjadi lebih terbuka terhadap angin kencang, yang mengurangi kenyamanan para pengunjung.

Selain masalah penebangan pohon, kondisi rumah pondok di Pantai Cemara juga menjadi perhatian.
Pantauan media borneopos.com, Sabtu (20/7/2024) tampak rumah-rumah pondok yang dulunya digunakan sebagai tempat beristirahat dan berlindung dari teriknya matahari oleh para pengunjung, kini terlihat tidak terawat.
Banyak pondok yang atapnya bocor, dinding yang mulai rusak dan lantai yang rapuh.
Keadaan ini tidak hanya mengurangi daya tarik pantai, tetapi juga memberikan kesan yang tidak menyenangkan bagi wisatawan.
Warga berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian serius, untuk mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata, yang ada di Desa Mangkupadi, Kabupaten Bulungan serta daerah lainnya, sebagai penggerak ekonomi. (fitria)



Baca Lainnya :



1.jpg)
.jpg)









