- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Sijago Merah Mengamuk di Gunung Mandar Kotabaru, Relawan Damkar Sigap Padamkan Api

Keterangan Gambar : Proses pemadaman api di gunung mandar, Minggu (22/2/2025).
Kotabaru, Borneo Pos -- Kebakaran yang terjadi di RT 8 Kelurahan Baharu Selatan (Gunung Mandar) Kotabaru membuat panik warga sekitar, kobaran api mulai membesar dan melalap rumah warga pada Minggu (23/2/2025) sekira jam 10.34 Wita.
Baca Lainnya :
Awal terjadi kebakaran, terlihat warga sekitar membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya mengambil air yang ada di sekitar rumah warga.
Tak lama berselang, turun tim Relawan BPK dan lainnya bergabung dengan warga untuk memadamkan api, akhirnya sekira jam 11.00 Wita api dapat dikuasai dan dipadamkan.
Helmi, warga RT 8 Baharu Selatan mengatakan kebakaran bermula dari bagian tengah diduga ada korsleting listrik.
"Itu rumah orangtua saya, pada saat kebakaran rumahnya sedang kosong orangnya sedang bekerja di luar," tutur Helmi.
Helmi mengatakan proses pemadaman kebakaran selain dibantu warga juga di bantu relawan BPK. Helmi memperkirakan kerugian dari 3 unit rumah dan 1 rumah yang kena belakangnya saja itu sekitar Rp300 juta.
Helmi berharap keluarganya yang rumahnya terbakar itu segera mendapat bantuan.
"Harapannya, mudahan lekas ada bantuan sekiranya orangtua saya punya rumah lagi," ungkapnya.(ril)

Baca Lainnya :
Berita Kotabaru












