- Wawali Banjarbaru Mundur! Ketua GMPD: Pengganti Harus Dari Partai Koalisi dan Dekat Kepada Warga
- WALHI Kalsel Desak KLH Buka Data 335 Perusahaan yang Diinvestigasi Terkait Karhutla
- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
Sijago Merah Mengamuk di Gunung Mandar Kotabaru, Relawan Damkar Sigap Padamkan Api

Keterangan Gambar : Proses pemadaman api di gunung mandar, Minggu (22/2/2025).
Kotabaru, Borneo Pos -- Kebakaran yang terjadi di RT 8 Kelurahan Baharu Selatan (Gunung Mandar) Kotabaru membuat panik warga sekitar, kobaran api mulai membesar dan melalap rumah warga pada Minggu (23/2/2025) sekira jam 10.34 Wita.
Baca Lainnya :
Awal terjadi kebakaran, terlihat warga sekitar membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya mengambil air yang ada di sekitar rumah warga.
Tak lama berselang, turun tim Relawan BPK dan lainnya bergabung dengan warga untuk memadamkan api, akhirnya sekira jam 11.00 Wita api dapat dikuasai dan dipadamkan.
Helmi, warga RT 8 Baharu Selatan mengatakan kebakaran bermula dari bagian tengah diduga ada korsleting listrik.
"Itu rumah orangtua saya, pada saat kebakaran rumahnya sedang kosong orangnya sedang bekerja di luar," tutur Helmi.
Helmi mengatakan proses pemadaman kebakaran selain dibantu warga juga di bantu relawan BPK. Helmi memperkirakan kerugian dari 3 unit rumah dan 1 rumah yang kena belakangnya saja itu sekitar Rp300 juta.
Helmi berharap keluarganya yang rumahnya terbakar itu segera mendapat bantuan.
"Harapannya, mudahan lekas ada bantuan sekiranya orangtua saya punya rumah lagi," ungkapnya.(ril)

Baca Lainnya :
Berita Kotabaru













