- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
- Pemkab Kotabaru Launching Gebyar Panutan Pajak 2026
Sempat Mangkrak, Proyek Jembatan Silver Blok F Akan Dilanjut Kembali Oleh PUPR Kotabaru, Pagu 5 M

Keterangan Gambar : Kondisi terkini jembatan silver blok F desa semayap, Kotabaru
Borneopos.com, Kotabaru - Jembatan Silver, yang berada di perumahan blok F, Desa Semayap Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru yang dulu mangkrak kini akan dilanjutkan penyelesaiannya.
Baca Lainnya :
- Peringati HUT Bhayangkara Ke-78, Polres Kotabaru Gelar Doa Bersama Lintas Agama0
- Pemkab Kotabaru Gelar Rapat Koordinasi Dan Penguatan Kabupaten/Kota Layak Anak0
Pantauan media ini dilapangan, Sabtu (29/06/2024) jembatan yang melintas di atas sungai jelapat, yang dulunya dirancang akan menghubungkan jalan perumnas blok F dengan Pembibitan ternyata hingga tahun 2024 jembatan tersebut masih belum selesai.

Penelusuran yang dilakukan awak media ini, proyek ini pernah dikerjakan pada tahun 2015 dengan pagu anggaran sekitar 2 Milyar, namun sayang hingga Juni 2024, jembatan tersebut belum bisa di gunakan alias mangkrak.
Namun demikian, kabar gembira datang di tahun 2024, Pemkab Kotabaru kembali mengelontorkan anggrana APBD Tahun 2024 sebanyak 5 Milyar untuk melanjutkan proyek jembatan silver yang masih mangkrak tersebut, sesuai rencana proyek ini akan selesai bulan Desember 2024.
"Saya sangat berharap, jembatan ini bisa selesai tahun ini, agar kami warga sekitar dan juga warga lainnya yang mau ke deaerah pembibitan tidak memutar lewat jalan utama" ucapnya Yusran, warga sekitar jembatan kepada borneopos.com Sabtu (29/6/2024).
Selanjutnya Yusran berharap awak media bisa mengawal proyek pembangunan jembatan ini, agar bisa selesai tepat waktu dan dengan kualitas yang bagus.

"Mudahan pekerjaan jembatan silvee ini nantinya bisa berjalan sesuai dengan baik, dan kualitas jembatannya juga baik, kami berharap kepada kawan-kawan wartawan untuk mengawal proyek jembatan ini" harapnya.
Diakhir perbincangannya dengan awak media ini, Yusran mengatakan bahwa besi (batu neser) banyak hilang, beberapa kali dirinya melihat, ada orang tak dikenal mengambil besi jembatan ini.
Saat ini, Sabtu (29/6/2024) terpantau kondisi jembatan masih belum terhubung, sebagian besi beton neser konstruksi jembatan banyak sudah dipasang pada posisinya namun tidak di cor, sebagain ada yang putus akibat usia dan ada juga yang dicuri orang tak bertanggungjawab.
Selain terhambatnya akses warga, gagalnya pembangunan jembatan Silver Blok F ini juga disinyalir berdampak pada jumlah siswa di SDN 3 Semayap.
Dikutip dari media Banjarmasin Post, Minggu (18/6/2023) lalu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, Taufikurrahman tidak menepis, tidak adanya akses penghubung terdekat menjadi indikator SDN 3 Semayap setiap tahun jumlah siswanya terus menurun.
Taufikurrahman sudah menyampaikan usulan tertulis ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (D-PUPR) dan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) agar bangunan jembatan dilanjutkan. (red*)

Baca Lainnya :
- Truck Bawa Beras Bulog 10 Ton Dari Banjamasin, Terbalik Di Kotabaru0
- Informasi Pemadaman Listrik Di Pulau Laut, 15 Juni 20240












