- Jajaran Pemkab Kotabaru Ikuti Pidato Presiden Dalam Rangka HUT ke- 81 di Rapat Paripurna DPRD
- Kolaboasi Dinas PUPR Kotabaru Bersama KODIM 1004 Hasilkan Infrastrktur Jalan dan Jembatan
- Bapperida Kotabaru Siap Fasilitasi Promosi dan Kampanye Inovasi SKPD
- Perkuat Kinerja Birokrasi Pemkab Kotabaru Lantik Pejabat Administrator Dan Pengawas
- Dishub Sukses Gelar HubFest 2026
- Kwarcab Kotabaru Lepas Kontingen Menuju Jambore Nasional ke-XII di Cibubur
- Meriahkan HUT RI ke-81, Disparpora Kotabaru Gelar Turnamen Minisoccer Antar Instansi
- Gubernur Kalsel Muhidin Sambut Kajati Kalsel Baru, Sukarmadji Sumarinton
- Siring Laut Dipenuhi Pecinta Wayang Kulit, Kolaborasi Dewan Kesenian Kotabaru dan PEPADI
- Masuki HUT ke-51, Indocement Catat Laba Periode Berjalan Rp589,6 miliar atau naik 19,2%.
PUPR Kalsel Dorong Komitmen Daerah Wujudkan Target Sanitasi Nasional

Keterangan Gambar : Coaching Clinic I Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Selasa (30/6/2026).
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat komitmen pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- PUPR Kalsel Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi melalui Pelatihan BIM Autodesk Revit Arsitektur0
- Triwulan I 2026, Ekonomi Kalsel Tumbuh 5,67 Persen0
Upaya tersebut diwujudkan melalui Coaching Clinic I Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Selasa (30/6/2026).
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Penataan Bangunan, Akhmad Humaidi, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mengawal implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten, khususnya di Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin yang tahun ini mendapat pendampingan dari Kementerian PUPR.
Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta, terutama Pokja PKP dari Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin, yang telah berpartisipasi aktif sehingga pelaksanaan Coaching Clinic dapat berjalan dengan baik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sanitasi semakin meningkat sekaligus memperkuat langkah-langkah konkret dalam pendampingan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten,” ujarnya.
Menurut Humaidi, pemerintah telah menetapkan target pembangunan sanitasi melalui RPJMN 2025–2029 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, yakni mewujudkan 100 persen akses sanitasi layak, 30 persen sanitasi aman, serta menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS).
Ia menegaskan, Pokja PKP memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi, advokasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mempercepat pencapaian target tersebut.
Karena itu, Coaching Clinic menjadi momentum menyusun strategi implementasi yang efektif sekaligus mendorong komitmen kepala daerah sebagai tahapan awal (Milestone 1) dalam pelaksanaan Strategi Sanitasi Kabupaten.
“Harapannya Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin dapat mengawali implementasi SSK dengan dukungan penuh dari kepala daerah sehingga percepatan pembangunan sanitasi dapat berjalan optimal,” pungkasnya.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250





.jpg)






