- Meski Pasar Semen Nasional Lesu, Indocement Cetak Laba Bersih Rp2,2 Triliun di 2025
- TPP Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kalsel hingga 24 April
- Menteri LH Puji Lisa Halaby, Rubah Sistim Pembuangan Sampah Open Dumping di TPA Banjarbaru
- GMPD Kalsel Sayangkan Aksi Joget Kaban Bappeda di Gedung Idham Chalid Jelang Musrenbang
- Babak Baru Persampahan Banjarbaru, Rumah Tangga Jadi Garda Depan Pengendalian Sampah
- Wakil Ketua DPR RI Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Banjarbaru
- Presiden Dorong Teknologi Lokal Atasi Sampah di Seluruh Indonesia
- Polri Menyapa Ojek Online Banua, Kakorlantas dan Kapolda Kalsel Dengar Langsung Aspirasi Mitra Ojol
- Kakorlantas Polri Resmikan Safety Driving Center (SDC) Polda Kalsel
- Menteri ESDM Buka Opsi Impor BBM dari Berbagai Negara
Meski Pasar Semen Nasional Lesu, Indocement Cetak Laba Bersih Rp2,2 Triliun di 2025

Keterangan Gambar : ?PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. melaporkan kinerja keuangan yang tangguh sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,24 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,0% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kondisi pasar semen domestik sedang mengalami kontraksi. Pasar semen domestik secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar -2,2% pada tahun 2025.
Kotabaru, Borneopos.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. melaporkan kinerja keuangan yang tangguh sepanjang tahun 2025 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,24 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,0% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kondisi pasar semen domestik sedang mengalami kontraksi. Pasar semen domestik secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar -2,2% pada tahun 2025. Penurunan ini terutama dipicu oleh anjloknya permintaan semen curah sebesar -8,3% akibat pengurangan anggaran Pemerintah untuk proyek infrastruktur. Sebaliknya, pasar semen kantong masih menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar +0,5%. Volume penjualan domestik Indocement sendiri tercatat turun sebesar -4,2%. Meski demikian, perusahaan berhasil menjaga pangsa pasar domestik di level 29,1% dengan total volume penjualan (semen dan klinker) mencapai 19,9 juta ton. Pertumbuhan ekspor yang melonjak tajam sebesar +73,9% menjadi penyeimbang di tengah lesunya pasar dalam negeri.
Baca Lainnya :
- TPP Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Ketua Umum KONI Kalsel hingga 24 April0
- Menteri LH Puji Lisa Halaby, Rubah Sistim Pembuangan Sampah Open Dumping di TPA Banjarbaru0
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Indocement dalam memperkuat infrastruktur dan jaringan distribusinya: • Akuisisi Terminal: Perusahaan memperluas jangkauan dengan mengakuisisi dua terminal semen milik Semen Bosowa di Siawung (Sulawesi Selatan) dan Lombok
• Keberlanjutan Energi: Pemakaian bahan bakar alternatif meningkat dari 21,4% menjadi 29,0%. Hal ini selaras dengan penurunan emisi CO² Scope 1 menjadi 512 kg CO²/ton ekuivalen semen. Pendapatan neto Perseroan tercatat sebesar Rp17,7 triliun, turun 4,4% dibandingkan tahun 2024. Namun, berkat efisiensi pada beban pokok pendapatan dan adanya keuntungan dari divestasi pembentukan usaha patungan sebesar Rp670 miliar, margin laba usaha berhasil naik menjadi 15,3%.
Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












