- Kadisparpora: FBS 2026 Akan Tonjolkan Keragaman Budaya di Bumi Saijaan
- Atlet Gantole Asal Jawa Tengah, Sulis Widodo Akui Keindahan Bumi Saijaan
- MTQN ke-37 Resmi di Tutup, Kotabaru Naik ke Peringkat 4 dari 13 Kabupaten/Kota
- Buku *Bunda Literasi Banua* Resmi Diluncurkan, Jadi Panduan Praktis Cerdaskan Masyarakat
- Bunda Literasi Kalsel Ajak Seluruh SKPD Bangun Pojok Baca Lewat Semesta Buku 2026
- Peringatan HANI 2026, YPR Kobra dan Dinsos Kalsel Ajak Masyarakat Lawan Narkoba
- Gubernur Kalsel Tinjau Rencana Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir dan Pusat Layanan Jantung
- Cari Bibit Unggul di Kalsel, Festival Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 Resmi Bergulir
- Pembinaan di Tanah Laut, TP Posyandu Kalsel Dorong Pelayanan Enam SPM
- Gubernur Kalsel Tinjau Poliklinik MCU Baru RSUD Ansari Saleh, Hadirkan Layanan Stem Cell dan Vaksin
Kontingen Kalsel Torehkan Prestasi di PENAS XVII Gorontalo

Keterangan Gambar : PENAS XVII Gorontalo.
Kalsel, Borneopos.com - Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo resmi ditutup dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarpelaku sektor pertanian dari seluruh Indonesia. Ajang yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran menteri, Panglima TNI, Kapolri, para gubernur, dan sekitar 50.000 peserta ini menjadi wadah pertukaran inovasi, teknologi, serta pengembangan usaha menuju swasembada pangan nasional.
Baca Lainnya :
- Kalsel Raih Prestasi Membanggakan di PENAS Petani Nelayan XVII Gorontalo 20260
- Mutasi Besar-besaran di Polda Kalsel, Sejumlah PJU dan Kapolres Berganti Posisi0
Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui berbagai kegiatan selama PENAS XVII. Selain aktif mengikuti pameran pembangunan, temu profesi, gelar teknologi, dan temu wirausaha, Kalimantan Selatan juga berhasil meraih Juara III Stand Terbaik pada pameran pembangunan daerah berkat penyajian informasi yang edukatif dan menampilkan beragam produk unggulan daerah.
Prestasi lainnya diraih pada Temu Karya Wirausaha, di mana Gula Aren Semut asal Kalimantan Selatan sukses meraih Juara I. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk olahan perkebunan Banua memiliki kualitas, inovasi, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, peternak, penyuluh, pelaku usaha, serta anggota kontingen Kalimantan Selatan yang telah bekerja keras sehingga mampu mengharumkan nama daerah pada ajang nasional tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian Kalimantan Selatan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat kelembagaan petani dan peternak, serta mendorong lahirnya wirausahawan pertanian yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Suparmi di Banjarbaru, Jumat (26/6/2026).
Menurut Suparmi, keberhasilan produk Gula Aren Semut meraih penghargaan nasional menunjukkan bahwa komoditas perkebunan Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperluas akses pasar.
Ia berharap capaian tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku utama dan pelaku usaha pertanian di Kalimantan Selatan untuk terus berinovasi, mengembangkan agribisnis berbasis potensi lokal, serta mendukung program ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“PENAS XVII menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pertanian, sekaligus mendorong penerapan inovasi dan teknologi demi mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tutup Suparmi.(red/mcksl)


Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita KALSEL













