- Byar Pret! Byar Pret! LBH Borneo Nusantara Resmi Gugat PLN di PTUN Banjarmasin
- Pelindo Kotabaru Perkuat Sinergi Maritim, Dukung Open Ship KRI Banjarmasin-592 di Pelabuhan Stagen
- Menko Polkam Apresiasi Penanganan Karhutla di Kalsel, BPBD Perkuat Lima Posko Lapangan
- Menko Polkam Optimistis Karhutla Kalsel Terkendali, Tekankan Sinergi dan Kepedulian Masyarakat
- Hasnuryadi Sulaiman: Sinergi Kuat Banua Hebat Jadi Fondasi Pembangunan dan Keamanan Kalsel
- FKG ULM Selaraskan Persepsi Instruktur Klinik melalui Workshop Clinical Teaching Berbasis OBE
- Ratusan Pesepakbola Ikut Seleksi Pembentukan Tim Peseban Jelang Piala Soeratin U-17 Kalsel
- Puluhan Warga Rantau Bakula Geruduk PT Merge Mining Industri Tuntut Hentikan Operasi
- Pemkab Kotabaru Resmi Tutup Turnamen Voli Perwosi Cup I 2026
- DPRD Kotabaru Komitmen Dukung Pembinaan Atlet Voli Lewat Perwosi Cup I 2026
Indocement Kuasai 29,7% Pasar Semen Di Indonesia

Keterangan Gambar : Pabrik Indocement pada malam hari, Selasa (5/11/24)
JAKARTA, BORNEOPOS.COM - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (PT. ITP) membukukan total volume penjualan (semen dan clinker) sebesar 14.738 ribu ton untuk YTD September 2024, lebih tinggi +999 ribu ton atau +7,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, hal ini disampaikan Corporate Secretary, Dani Handajani, kepada awak media melalui siaran pers Indocement, Rabu (6/11/24).
Baca Lainnya :
- Dispersip Kotabaru Luncurkan Digital Library i-Kotabaru, Segera Download Di Playstore0
- SMKN 2 Kotabaru Bantu Alumninya Cari Kerja Dengan Gelar Job Fair0
Selanjutnya Dani merinci total volume penjualan semen domestik (tanpa clinker) tercatat sebesar 13.690 ribu ton, lebih tinggi +1.194 ribu ton atau +9,6% terutama berasal dari tambahan volume PT Semen Grobogan.
Hal ini menjadikan pangsa pasar domestik Indocement, mengacu pada data Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencapai 29,7% dengan pangsa pasar di Pulau Jawa 37,8% dan di luar Pulau Jawa 21,1%. Total penjualan ekspor sebesar 189 ribu ton.
Pendapatan Neto Perseroan sebesar Rp13.320,7 miliar, naik +3,0%. Komposisi produk curah kami naik 31,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 26,1% yang berasal dari pasokan semen untuk pembangunan ibu kota baru serta percepatan proyek infrastruktur lainnya.Beban Pokok Pendapatan meningkat menjadi -Rp9.237,7 miliar, lebih tinggi +4,5% menyusul volume penjualan yang lebih tinggi.
Hal ini menghasilkan margin Laba Bruto sebesar 30,7% untuk YTD September 2024. Beban Usaha yang lebih tinggi sebesar +5,4% menjadi -Rp2.722,0 miliar berasal dari volume penjualan yang lebih tinggi dan biaya lainnya dari operasi yang diperluas (Grobogan).
Beban Operasional Lain, Neto sebesar Rp19,6 miliar, lebih tinggi +115,8% disebabkan oleh keuntungan valas pada tahun 2024 dibandingkan dengan kerugian valas tahun lalu, termasuk beberapa penjualan barang scrap pada tahun 2024.
Hal ini mengakibatkan margin Laba Usaha sebesar 10,4% dan EBITDA sebesar 19,0% untuk YTD September 2024.
Pendapatan Keuangan, Neto yang lebih rendah sebesar -Rp70,4 miliar atau -201,5% disebabkan oleh beban bunga dari utang yang dikeluarkan untuk akuisisi PT Semen Grobogan.
Beban Pajak Penghasilan, Neto menurun menjadi -Rp274,1 miliar atau lebih rendah -18,6% karena laba yang lebih rendah.
Berdasarkan pemaparan angka-angka di atas, Laba Periode Berjalan YTD September 2024 mencapai Rp1.055,9 miliar.
Neraca Keuangan yang Kuat Indocement membukukan posisi kas bersih dengan Kas dan Setara Kas sebesar Rp2,7 triliun hingga 30 September 2024.

Menghadapi Tantangan ke Depan dengan Optimisme
Kondisi daya beli yang lemah masih memengaruhi permintaan semen secara keseluruhan terutama pada pasar semen kantong sementara pasar semen curah tetap tumbuh, sehingga menghasilkan komposisi pasar semen curah yang lebih tinggi sebesar 30,7% per YTD September 2024 dibandingkan tahun lalu sebesar 28,1%.
Di tengah tantangan saat ini, perpanjangan diskon PPN 100% untuk pembelian rumah (dengan batasan-batasan tertentu) hingga akhir tahun, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, dan beberapa inisiatif terbaru yang direncanakan oleh Pemerintah baru terkait dengan program perumahan dan kemungkinan stimulus properti lebih lanjut, akan mendorong lebih banyak permintaan semen di sektor properti.(ril/red)
Baca Lainnya :
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
- 28 Rumah Ludes Dijilat Sijago Merah Di Kotabaru, Kerugian Capai Milyaran Rupiah0

.jpg)
1.jpg)











