- Disparpora Kotabaru Latih 50 Local Tour Guide
- Tingkatkan Pelayanan ke Wisatawan, Disparpora Kotabaru Gelar Workshop Youth Tour Guide
- Gowes Sambil Wisata, MTB Adventure 2026 Siring Laut Ramaikan Kotabaru
- 6 Bulan Gaji Tak Dibayar, 200 Karyawan PT. BBP Datangi Kejari Tabalong
- Peduli Lingkungan, Pelindo Kotabaru Turunkan Mobil Damkar Bantu Pemadaman Karhutla di Kotabaru
- DPRD Kotabaru Dan Pemkab Sepakati APBD-P 2026
- Jalan Lintas Tengah Pulau Laut Berbiaya 2 Triliun Dibangun, Bupati Rusli Tandatangani Adendum MoU
- Sadis! Cekcok Gegara Gadai HP Berujung Penusukan
- Pagelaran Sastra *Simponi Kemerdekaan* Digelar di Panggung Akrab Siring Laut Kotabaru
- Pemkab Kotabaru Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Kotabaru
Disparpora Kotabaru Latih 50 Local Tour Guide

Keterangan Gambar : 50 Local Tour Guide Kotabaru ikuti pelatihan di Sarang Tiung.
Kotabaru, Borneopos.com - Workshop Youth Tour Guide yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Kotabaru di Pantai Gedambaan, Sabtu (29/08/2026), memberikan pengalaman baru bagi para peserta. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut tidak hanya memberikan materi mengenai kepemanduan wisata, tetapi juga dilengkapi dengan praktik role play sebagai local tour guide.
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Pelayanan ke Wisatawan, Disparpora Kotabaru Gelar Workshop Youth Tour Guide0
- Gowes Sambil Wisata, MTB Adventure 2026 Siring Laut Ramaikan Kotabaru0
Salah seorang peserta, putra dari Duta Wisata Budaya Saijaan Kotabaru (Idwbs), Muhammad Rizky Aulia, mengatakan banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang diperolehnya selama mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai materi dari dua narasumber, yakni Wisnu Arimbawa dari Bali dan Rio Candra sebagai local tour guide sekaligus travel content creator, memberikan gambaran mengenai kemampuan yang perlu dimiliki seorang pemandu wisata.
"Yang saya dapat di pelatihan tersebut, Youth Tour Guide Workshop 2026 dari Dinas Pariwisata itu adalah yang jelas pengalaman," ujar Rizky, Selasa (01/09/2026)
Menurut Rizky, seorang tour guide harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, termasuk public speaking dan kemampuan membangun suasana agar wisatawan tetap merasa nyaman dan memiliki mood yang bagus selama perjalanan.
Selain kemampuan berkomunikasi, Rizky menyebut seorang pemandu wisata juga perlu menguasai materi dan sejarah dari destinasi yang dipandu.
Ia berharap perkembangan pariwisata di Kotabaru dapat diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya jumlah dan kemampuan tour guide lokal.
"Kalau banyak tour guide yang ada di Kotabaru, nanti itu bisa membantu untuk wisatawan di luar mengenal Kotabaru lebih jauh," katanya. Ia juga mendorong anak muda Kotabaru agar lebih aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti workshop dan seminar yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Sementara itu, peserta lainnya, Firman Hidayat yang merupakan local tour guide dan private trip, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan dari kegiatan tersebut.
Firman berharap keberadaan dan kemampuan pemandu wisata lokal di Kotabaru terus mendapat perhatian dari pihak terkait. "Harapannya semoga guide-guide lokal selalu disupport oleh pihak yang terkait," katanya.
Hal senada juga disampaikan Abdul Mulud atau sering disapa Kai O’ Young, Ketua HKM Wisata Bukit Mamake. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelaksanaan workshop tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pariwisata sekaligus memperkuat peran pemandu wisata lokal dalam mengenalkan berbagai destinasi di Kotabaru. (red/ali)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru


.jpg)








