- Polda Kalsel Kerahkan Ratusan Personel Amankan Aksi Demo di DPRD Kalsel
- Kendalikan Inflasi, Pemkab Kotabaru Gelar Gerakan Pangan Murah
- Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
- Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla di Banjarbaru
- Tumbuhkan Minat Baca, Dispersip Kotabaru Gelar Lomba Bercerita
- Kepala BKN RI Apresiasi Pemkab Kotabaru, Bersih Dari Isu Negatif Kepegawaian
- Geospasial Banua Award 2026; Kotabaru Raih Juara Harapan 2
- Pengukuhan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN RI Tekankan Pelayanan Digital dan Promosi Potensi Daerah
- Lantik 41 Kepala Desa, Pesan Bupati Kotabaru: Rangkul Seluruh Elemen Masyarakat
- Diskominfo Kotabaru Perkuat Sinergitas dengan Media Guna Penyebarluasan Informasi Pembangunan
Diskominfo Kalsel Bentuk Tim Persiapan PPTKSS 2026

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai tancap gas memperkuat pertahanan digital daerah. Langkah ini diawali dengan pembentukan Tim Persiapan Pelaksanaan Penilaian Tingkat Kematangan Siber dan Sandi (PPTKSS) Tahun 2026.
Kalsel, Borneopos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai tancap gas memperkuat pertahanan digital daerah. Langkah ini diawali dengan pembentukan Tim Persiapan Pelaksanaan Penilaian Tingkat Kematangan Siber dan Sandi (PPTKSS) Tahun 2026.
Baca Lainnya :
- WALHI Kalsel: Indonesia Darurat Sampah Plastik, Produksi Nasional Capai 5 Juta Ton Per Tahun0
- KLHK RI: Indonesia Hasilkan 25 Juta Ton Sampah Tahun 2025, 20% Diantaranya Sampah Plastik0
Pembentukan tim ini merupakan respons cepat atas arahan Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN-RI) melalui surat resmi tertanggal 25 Februari 2026. Dalam instruksi tersebut, Kalimantan Selatan dijadwalkan menjalani PPTKSS secara luring pada 27 April hingga 1 Mei 2026 mendatang.
Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Sucilianita Akbar menjelaskan bahwa persiapan harus dilakukan secara matang agar IKASANDI (Indeks Keamanan Siber dan Sandi) serta indeks Keamanan Informasi (IKAMI) provinsi tetap terjaga dengan baik.
“Merujuk pada jadwal dari BSSN, kami bergerak cepat membentuk tim ini untuk mengawal proses penilaian,” ujar Sucilianita, Rabu (8/4/2026).
Sebagai langkah awal koordinasi, Diskominfo mengundang perwakilan dari berbagai bidang terkait untuk merumuskan strategi. Pertemuan ini fokus pada sinkronisasi data dan kesiapan teknis sebelum tim assesor dari pusat tiba di kalimantan selatan.
“Melalui assesment ini, diharapkan potret keamanan siber dan sandi di lingkungan Pemprov Kalsel dapat terukur secara akurat, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meminimalisir celah kerawanan digital di masa depan,” pungkasnya.(mcksl)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250



.jpg)










