- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
Car Free Day di Siring Laut Kotabaru Makin Diminati, Puluhan Stand Jual Panganan Tradisional

Keterangan Gambar : Car Free Day, Minggu (16/2/25).
Kotabaru, Borneo Pos -- Program Car Free Day Kotabaru semakin diminati warga Saijaan. Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang mengunjungi stand-stand pelaku UMKM untuk berbelanja.
Baca Lainnya :
- PGI Kotabaru Kenalkan Olahraga Golf Ke Pelajar SMPN 1 Kotabaru0
- Atlet Taekwondo Kotabaru, Dimas Raih Emas Pada KASAL CUP 2 Di Bali0
Tampak pelaku UMKM menjual berbagai panganan, mulai dari makanan dan minum tradisional hingga panganan kekinian (Junk Food) yang di gemar kalangan milenial.
Selain puluhan pelaku UMKM berjejer menjual berbagai makanan dan minum, tampak juga stand-stand yang menjual manik-manik kerajinan tangan, bunga hias, sepatu, baju, ikan hias, dan lainnya
Pantauan Borneo Pos dilokasi, Minggu (16/2/25) sejak puluk 06.00 Wita para pengunjung sudah mulai berdatangan dan mahasiswa area car free day.
Kegiatan ini digelar setiap hari minggu mulai pukul 06.00 - 10.00 Wita, di pintu masuk hingga keluar, obyek wisata Siring Laut,
Program Car Free Day diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas di jalan raya tanpa gangguan lalu lintas.
Selain itu, Car Free Fay juga bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kotabaru, khususnya UMKM di sektor perdagangan, dengan adanya transaksi jual beli makanan dan lainnya.
Salah satu pengunjung yang dijumpai kru media Borneo Pos, Linda mengatakan dirinya data g ke car free Day bersama suami dan anak, untuk berbelanja makanan (sarapan).
"Ya, kami kesini hanya untuk berbelanja makanan (sarapan). Kami memilih mencari sarapan disini karena disini banyak pilihannya, dan harganya juga standar," ucapnya.
Senada dengan Linda, Anto, warga desa Dirgahayu juga mengungkapkan hal yang sama.
"Saya datang ke car free Day bersama teman-teman, tujuan saya hanya ingin santai jalan pagi sambil mencicipi panganan tradisional, lontong sayur," ucapnya.
Harapan saya sebagai warga saijaan, lanjut Anto, semoga cat free day ini semakin lama semakin beerambah besar. Khusus untuk Dinas terkait teliti dalam pengaturan lokasi stand/rombongan sesuai dengan pengelompokan jenis makanan agar memudahkan pengunjung untuk berbelanja.
"Mohon juga kepada Dinas terkait, agar lokasi car free Day benar-benar steril dari kendaraan, baik itu kendaraan pengunjung maupun kendaraan para pedagang," tutupnya. (red)


Baca Lainnya :
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
- Jembatan Pulau Laut Dilanjut, Anggaran 2024 APBD Kalsel 295 M Dan Kotabaru 100 M, Pelaksana Asri-Pra0
Berita Kotabaru












