- Pemkab Kotabaru dan Kementerian ATR/BPN Bahas Potensi Pengembangan Serongga
- Diskusi Kritis di Banjarbaru, Djarot PDIP: Anak Muda Diam, Politik Akan Dikuasai Orang Tidak Waras
- 20 Korporasi Tersangka Karhutla, WALHI Region Kalimantan Tantang Polri Penjarakan Direkturnya!
- Pelantikan KNPI Kotabaru Periode 2026–2029, Pemuda Diajak Bersatu dan Berkontribusi untuk Daerah
- Pengurus KNPI Kotabaru Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Kadisparpora: Kami Siap Kolaborasi
- Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat Ancam Demo Gubernur Kaltim pada 4 Nopember 2026
- Pemprov Kaltim Ikuti Rakornas TPAKD 2026
- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemkab Kotabaru Bagikan Bonus Bagi Atlet Juara Porprov 2025
- Pemprov kalsel Dorong Penyusunan RUU Kab/Kota untuk 4 Wilayah di Banua
- Ditengah Lesunya Ekonomi, Warga Kotabaru Harus Beli Air Bersih Rp. 120 Ribu per Tandon
AKBP Doli M. Tanjung, Imbau Warga : Jangan Konsumsi Buah Kecubung

Keterangan Gambar : Kapolres Kotabaru, AKBP. Doli Martua Tanjung
Borneopos.com, Kotabaru - Kapolres Kotabaru AKBP. Doli Martua Tanjung.Sik. mengimbau kepada masyarakat wilayah Kotabaru dan sekitarnya untuk tidak coba-coba mengkonsumsi tanaman kecubung
menurutnya Saat ini, publik di hebohkan wilayah kota Banjarmasin dengan kabar di media sosial sejumlah orang linglung usai mengkonsumsi tanaman buah kecubung.
Baca Lainnya :
- Gewsima Mega Putra : Pencegahan Penyalahgunaan Kecubung Harus Dilakukan Secara Berkelanjutan0
- Polres Kotabaru Imbau Warga : Jangan Gunakan Tembakau Gorila Dan Buah Kecubung0
"Saya mengimbau masyarakat Kotabaru untuk tidak mencoba mengkonsumsi tanaman kecubung," ucap AKBP. Doli Martua Tanjung.Sik. Sabtu (13/7/2024).
Doli mengatakan untuk menghindari mengkonsumsi tanaman kecubung yang tidak seharusnya dikonsumsi sembarangan.
"Jika tanaman ini dikonsumsi dapat berdampak menyebabkan gangguan mental sementara atau permanen," jelasnya Kapolres Kotabaru menanggapi isu yang beredar di media sosial.
Dia juga mengungkapkan untuk dampak negatif dari kecubung karena memiliki zat beracun yang dapat menimbulkan beberapa gejala dan berbahaya jika dikonsumsi sembarangan.
"Tanaman ini dapat membuat akal sadar manusia tidak bisa membedakan antara nyata dan ilusi. Parahnya hal itu dapat menyebabkan kehilangan nyawa," ujar Kapolres Kotabaru.
AKBP. Doli Martua Tanjung berharap dan meminta peran serta masyarakat khususnya Masyarakat Kabupaten Kotabaru dan para orang tua untuk bisa mengingatkan anak-anaknya agar tidak mencoba-coba ataupun mengonsumsi tanaman tersebut.
"Saya berharap kepada masyarakat dimanapun berada jangan ada niat untuk mencobanya karena efeknya bisa sampai menghilangkan nyawa," tutup Kapolres Kotabaru. (red)
Baca Lainnya :
- Gerak Cepat, AKBP Doli M Tanjung Turunkan Personil Cek TKP Kebakaran Di Desa Gunung Sari0
- SP dan MP Rusak 7 Pohon Kelapa Sawit Milik PT. SMART Tbk. Cantung Pakai Excavator0
Berita Kotabaru











