- Pemkab Kotabaru Sapa Jamaah Haji, melalui Live Info Haji
- Tampil memukau, Kontingen Kotabaru ikuti Pawai Taaruf MTQ Nasional ke-37 tingkat Kalsel
- Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, Pemkab Kotabaru gelar seminar Regional se - KalSel
- Indocement Tarjun Latih Karyawan dan Stakeholder Terkait Penyelamatan di Ruang Terbatas
- Perenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
- Ratusan Gamer Ramaikan Axis Cup 2026, ESI Kalsel Dorong Regenerasi Atlet Esports
- 516 Siswa RA-MI Maarif NU Kalsel Diwisuda, Gubernur Kalsel Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
- Lokakarya Tari Topeng Srikandi Jadi Upaya Taman Budaya Kalsel Revitalisasi Topeng Banjar
- RSUD Ulin Perkuat Transformasi Pelayanan Kesehatan Lewat Forum Konsultasi Publik
- Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dilaksanakan di Kotabaru
17 Agustus Di Bukit Mamake Kotabaru

Keterangan Gambar : Suasana 17 Agustus di Bukit Mamake Kotabaru, Minggu (17/8/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Hari Kemerdekaan pada Minggu, 17 Agustus 2025. Bendera merah putih berkibar gagah di wisata Bukit Mamake, di puncak bukit. Seolah menjadi pusat perhatian yang dikelilingi panorama pantai, pegunungan, hingga perkotaan di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-800
- Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Kotabaru Gelar Apel dan Pawai Taptu0
Di sore hari, menanti senja yang indah menjadi momen untuk berswafoto dan lain-lain. Beberapa pengunjung juga membuat konten di bawah bendera merah putih, dengan kamera yang diletakkan di tanah mengarah ke atas, memperlihatkan bendera yang berkibar.
Salah satu pengunjung, Sintia, mengaku terkesan dengan keindahan Bukit Mamake. "Sangat lengkap, dari sini bisa melihat suasana pantai dari atas, gunung-gunung, dan pemandangan indah lainnya. Kami memilih tempat ini karena aksesnya cepat, dan malam kami sudah harus pulang," ujarnya, Minggu (17/08/2025).
Sementara itu, Riswan, pengunjung asal Desa Sarang Tiung yang kerap berkunjung ke Bukit Mamake, menilai perkembangan objek wisata ini sudah cukup baik. Namun, ia tetap memberi masukan terkait aspek keselamatan.
"Kalau ada perempuan yang tidak berani naik ke atas, sebaiknya meminta bantuan penjaga untuk diantar. Tidak semua orang berani naik sendiri, jadi lebih baik ditanyakan dulu. Kalau memang tidak berani, penjaga bisa membantu mengantar sampai ke atas," sarannya.
Ia juga menambahkan, sering kali melihat pengunjung, khususnya perempuan, berjalan kaki turun ke bawah karena motor mereka ditinggalkan. "Selama saya naik ke atas, ada saja perempuan berjalan kaki turun, mungkin karena motor mereka ditaruh di bawah," jelasnya. (Ali)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru












