- Kepala MAN Kotabaru, M. Yamin: Perpisahan Siswa Nanti Dilaksanakan Secara Sederhana
- Opini | Setahun Muhidin – Hasnur, *Upau, Kada Bapala*
- Polda Kalsel Sambut Reses Komisi III DPR RI, Bahas Kesiapan Implementasi KUHP Baru
- Pemkab Kotabaru Kembali Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Siring Laut
- Safari Ramadhan di Teluk Tamiang, Bupati Rusli Serahkan Bantuan dan Tegaskan Program Prioritas
- Perkuat konektivitas Ketempat wisata, Bupati Rusli Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiyang
- Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026 Jaga Daya Beli Masyarakat
- Tingkatkan Kaulitas Lingkungan, UPTD Laboratorium Lingkungan Kalsel dan Banjarbaru Jalin Kerja Sama
- Opini | Mobil Mewah Pejabat, *Kapiragahan*
- Kawal Visi Misi Kotabaru HEBAT, Kadisdikbud: Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah di Bumi Saijaan!
17 Agustus Di Bukit Mamake Kotabaru

Keterangan Gambar : Suasana 17 Agustus di Bukit Mamake Kotabaru, Minggu (17/8/2025).
Kotabaru, Borneopos.com - Hari Kemerdekaan pada Minggu, 17 Agustus 2025. Bendera merah putih berkibar gagah di wisata Bukit Mamake, di puncak bukit. Seolah menjadi pusat perhatian yang dikelilingi panorama pantai, pegunungan, hingga perkotaan di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli Pimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-800
- Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Kotabaru Gelar Apel dan Pawai Taptu0
Di sore hari, menanti senja yang indah menjadi momen untuk berswafoto dan lain-lain. Beberapa pengunjung juga membuat konten di bawah bendera merah putih, dengan kamera yang diletakkan di tanah mengarah ke atas, memperlihatkan bendera yang berkibar.
Salah satu pengunjung, Sintia, mengaku terkesan dengan keindahan Bukit Mamake. "Sangat lengkap, dari sini bisa melihat suasana pantai dari atas, gunung-gunung, dan pemandangan indah lainnya. Kami memilih tempat ini karena aksesnya cepat, dan malam kami sudah harus pulang," ujarnya, Minggu (17/08/2025).
Sementara itu, Riswan, pengunjung asal Desa Sarang Tiung yang kerap berkunjung ke Bukit Mamake, menilai perkembangan objek wisata ini sudah cukup baik. Namun, ia tetap memberi masukan terkait aspek keselamatan.
"Kalau ada perempuan yang tidak berani naik ke atas, sebaiknya meminta bantuan penjaga untuk diantar. Tidak semua orang berani naik sendiri, jadi lebih baik ditanyakan dulu. Kalau memang tidak berani, penjaga bisa membantu mengantar sampai ke atas," sarannya.
Ia juga menambahkan, sering kali melihat pengunjung, khususnya perempuan, berjalan kaki turun ke bawah karena motor mereka ditinggalkan. "Selama saya naik ke atas, ada saja perempuan berjalan kaki turun, mungkin karena motor mereka ditaruh di bawah," jelasnya. (Ali)



Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250
Berita Kotabaru







.jpg)





