- Ditengah Terik Musim Kemarau, Bangunan Eks PT. Misaya Mitra Kotabaru Diamuk Sijago Merah
- Karhutla Dekati Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api
- BPKAD Kotabaru Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pengelolaan BMD dan Bimtek E-BMD
- Pemprov Kalsel dan MUI Bersinergi, Dorong Penguatan Kerukunan Umat di Banua
- Api Masih Membara di Bawah Gambut, Muhidin Bagi Tugas Satgas Agar Lebih Terarah
- Disperkim Kalsel Gandeng Perbankan Cari Skema Pembiayaan Rumah Khusus Korban Bencana
- Indocement Tarjun Salurkan Bantuan Air Bersih di Tengah Kemarau Extrim
- Wisata Hutan Mangrove Desa Langadai, Benteng Penjaga Abrasi
- Bupati Kotabaru Dorong Penguatan Sinyal dan Pembangunan BTS di Wilayah Blankspot
- Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah
Kadis LH Kotabaru: Kami Edukasi Warga Pilah Sampah, Lewat Program Tukar Sampah dengan Sembako

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda Ratna Agustina, S. STP, M. IP di lokasi penukaran sampah dengan sembako, Minggu (31/5/2026).
Kotabaru, Borneopos.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan penukaran sampah dengan sembako. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Bapilah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya.
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Festival Kuliner dan Jamuan Massal Meriahkan HUT ke-76 Kotabaru di Siring Laut0
- Fun Walk HUT ke-76 Kotabaru Meriah, Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat 0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda, menyampaikan bahwa masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dikumpulkan dengan sembako Sampah yang diterima umumnya berupa sampah plastik, baik dari botol minuman maupun kemasan bekas lainnya.
Namun, Melinda menegaskan bahwa sampah yang disetorkan harus dalam kondisi bersih. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri memilah dan membersihkan sampah sebelum disetorkan ke bank sampah maupun TPS3R.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang bersih dan terpilah memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sampah yang telah terkumpul selanjutnya akan dibawa ke TPS3R atau TPS Megasari untuk diolah. Sampah tersebut akan dipres menggunakan alat khusus menjadi RDF (Refuse Derived Fuel), yaitu bahan bakar altenatif pengganti batu bara.
Menurut Melinda, Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah menjalin kerja sama dengan PT Indocement Tarjun dalam pemanfaatan RDF tersebut. Harga jual RDF mencapai sekitar Rp 350 ribu per ton, dan hasil penjualannya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotabaru.
Selain itu, Melinda mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 juga dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Ia menyebutkan bahwa pejabat tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan sangat antusias mendukung program pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran program Bapilah sebagai upaya mendorong masyarakat agar semakin aktif dalam memilah sampah.
Melinda juga berharap masyarakat Kotabaru semakin sadar bahwa sampah yang terpilah dan bersih dapat memberikan manfaat ekonomi. Sebaliknya, sampah yang tercampur tanpa pemilahan tidak memiliki nilai dan hanya akan menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) yang saat ini kapasitasnya semakin terbatas.
“Lewat program ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa sampah bukan hanya limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” katanya.
Ia menambahkan, gerakan pemilahan sampah dari sumbernya merupakan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang kini terus dilanjutkan dan didorong pelaksanannya di seluruh Indonesia melalui dinas lingkungan hidup di daerah masing-masing. Dengan demikian, penglolaan sampah yang lebih baik dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. (red)

Baca Lainnya :
- Laka Lantas Depan Kantor KPUD Kotabaru, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia0
- Kotabaru Miliki UMK Tertinggi Dari Empat Kabupaten Yang Ditetapkan Gubernur Kalsel Tahun 20250












