Kadis LH Kotabaru: Kami Edukasi Warga Pilah Sampah, Lewat Program Tukar Sampah dengan Sembako

Reported By Pimred Borneo Pos 31 Mei 2026, 17:07:46 WIB Kotabaru
Kadis LH Kotabaru: Kami Edukasi Warga Pilah Sampah, Lewat Program Tukar Sampah dengan Sembako

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda Ratna Agustina, S. STP, M. IP di lokasi penukaran sampah dengan sembako, Minggu (31/5/2026).




Kotabaru, Borneopos.com  -  Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar kegiatan penukaran sampah dengan sembako. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Bapilah yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya.


Baca Lainnya :

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Melinda, menyampaikan bahwa masyarakat dapat menukarkan sampah yang telah dikumpulkan dengan sembako Sampah yang diterima umumnya berupa sampah plastik, baik dari botol minuman maupun kemasan bekas lainnya.


Namun, Melinda menegaskan bahwa sampah yang disetorkan harus dalam kondisi bersih. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri memilah dan membersihkan sampah sebelum disetorkan ke bank sampah maupun TPS3R.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajarkan masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang bersih dan terpilah memiliki nilai ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.


Ia menjelaskan, sampah yang telah terkumpul selanjutnya akan dibawa ke TPS3R atau TPS Megasari untuk diolah. Sampah tersebut akan dipres menggunakan alat khusus menjadi RDF (Refuse Derived Fuel), yaitu bahan bakar altenatif pengganti batu bara.


Menurut Melinda, Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah menjalin kerja sama dengan PT Indocement Tarjun dalam pemanfaatan RDF tersebut. Harga jual RDF mencapai sekitar Rp 350 ribu per ton, dan hasil penjualannya akan menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotabaru.


Selain itu, Melinda mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 juga dihadiri oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. 


Ia menyebutkan bahwa pejabat tersebut sebelumnya pernah menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan sangat antusias mendukung program pengelolaan sampah di Kabupaten Kotabaru.


Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran program Bapilah sebagai upaya mendorong masyarakat agar semakin aktif dalam memilah sampah.


Melinda juga berharap masyarakat Kotabaru semakin sadar bahwa sampah yang terpilah dan bersih dapat memberikan manfaat ekonomi. Sebaliknya, sampah yang tercampur tanpa pemilahan tidak memiliki nilai dan hanya akan menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) yang saat ini kapasitasnya semakin terbatas.


“Lewat program ini, masyarakat diharapkan memahami bahwa sampah bukan hanya limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik,” katanya.


Ia menambahkan, gerakan pemilahan sampah dari sumbernya merupakan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang kini terus dilanjutkan dan didorong pelaksanannya di seluruh Indonesia melalui dinas lingkungan hidup di daerah masing-masing. Dengan demikian, penglolaan sampah yang lebih baik dapat terwujud dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. (red)




Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment