HUT ke-76 Kotabaru, Menko Bidang Pangan Puji Pemkab Soal Pengelolaan Lingkungan di Bumi Saijaan

Reported By Ronal 01 Jun 2026, 15:31:16 WIB Kotabaru
HUT ke-76 Kotabaru, Menko Bidang Pangan Puji Pemkab Soal Pengelolaan Lingkungan di Bumi Saijaan

Keterangan Gambar : Antrian warga saat menukar sampah plastik dengan sembako di siring laut, Minggu (31/5/2026)




Kotabaru, Borneopos.com - Dalam Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru menggelar acara pembukaan pasar murah dan sekaligus tukar sampah plastik dengan sembako yang  dilaksanakan di obyek wisata Siring laut, Kotabaru pada Minggu (31/5/2026).


Baca Lainnya :

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan pengelolaan lingkungan, khususnya penanganan sampah.


Dalam sambutannya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., menyampaikan bahwa Kotabaru memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Menurutnya, Kabupaten Kotabaru memiliki keunggulan berupa wilayah yang luas, garis pantai terpanjang di Kalimantan Selatan, serta sumber daya alam yang melimpah.


"Kita memiliki potensi yang sangat besar. Potensi ini harus benar-benar kita hayati dan maknai sebagai karunia Allah SWT untuk kemudian mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kotabaru," ujarnya.


Ia menjelaskan Kalimantan Selatan telah ditetapkan sebagai salah satu dari empat provinsi prioritas pengembangan kawasan swasembada pangan, energi, dan air berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025. Karena itu, peran Kotabaru dinilai sangat penting dalam mendukung target tersebut.


"Kalimantan Selatan menjadi satu dari empat provinsi prioritas pengembangan kawasan swasembada pangan, energi, dan air. Untuk itu, kehadiran dan peran Kabupaten Kotabaru sangat penting dalam mendukung program tersebut," ujarnya.


Menurut Hanif, potensi pertanian yang dimiliki Kotabaru masih dapat terus dikembangkan melalui dukungan infrastruktur, terutama pembangunan jaringan irigasi dan penyediaan sarana produksi pertanian.


"Kita memiliki potensi lahan sawah yang cukup besar, namun masih memerlukan dukungan pembangunan irigasi, sarana produksi, dan infrastruktur pendukung agar dapat dimanfaatkan secara optimal," katanya.


Selain sektor pertanian, Hanif juga menyoroti potensi perikanan dan peternakan yang dapat menjadi kekuatan daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan garis pantai yang panjang dan ketersediaan lahan yang luas, Kotabaru dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan sumber pangan berbasis kelautan dan peternakan.


Pada kesempatan tersebut, Hanif turut mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan pengelolaan lingkungan, khususnya penanganan sampah. Ia menilai telah terjadi kemajuan yang signifikan pada pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di daerah tersebut.


"Kami melihat terjadi kemajuan yang signifikan dalam pengelolaan tempat pemrosesan akhir sampah di Kotabaru. Ini tentu patut diapresiasi dan terus ditingkatkan," pungkasnya.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan yang dihadapi hampir seluruh daerah di Indonesia. Karena itu diperlukan komitmen bersama untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.


"Hari ini hampir seluruh kabupaten dan kota menghadapi persoalan sampah. Karena itu, pengelolaan sampah harus menjadi perhatian serius dan dilakukan secara berkelanjutan," tegasnya.


Hanif berharap momentum Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru dapat menjadi semangat baru untuk memaksimalkan seluruh potensi daerah, baik di sektor pangan maupun lingkungan hidup.


"Selamat Hari Jadi ke-76 Kabupaten Kotabaru. Semoga terus maju, berkembang, dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional," tutupnya.(red/paridah)





Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment