Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas

Reported By Ronal 22 Mei 2026, 17:04:42 WIB Kotabaru
Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas

Keterangan Gambar : Dispapora Kotabaru Bentengi Kaum Muda Saijaan dari Narkoba, Bullying dan Seks Bebas




Kotabaru, Borneopos.com  -  Perhatian serius terhadap kondisi generasi muda di Kabupaten Kotabaru kembali disuarakan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif, bahaya bullying dan kehidupan bebas yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui Bidang Kepemudaan, Jumat (22/5/2026), di Gedung Mahligai Pemuda.


Baca Lainnya :

Dalamsosialisasi tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, Eka Saprudin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penyalahgunaan narkoba, tindakan bullying hingga pergaulan bebas yang kini semakin mudah ditemukan di lingkungan generasi muda.


“Yang pertama kalau kita melihat kondisi sekarang kan memprihatinkan. Penyalahgunaan narkoba dan bullying ini juga rame, dari remaja sampai anak kecil pun sudah luar biasa bullying ini, termasuk pergaulan bebas juga memprihatinkan,” ujarnya.


Ia menilai, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena dapat mempengaruhi masa depan anak-anak dan remaja. Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah ingin mengingatkan kembali pentingnya peran keluarga, sekolah dan lingkungan dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.


“Dengan adanya kegiatan hari ini, bisa mengingatkan kembali, baik kepada orang tua kemudian pelajar dan semua aspek, bahwa bahayanya luar biasa, ini yang mempengaruhi cikal bakal generasi yang akan datang,” katanya.


Eka berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba dan pengaruh negatif pergaulan bisa semakin maksimal, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Kotabaru.


“Kita berharap sosialisasi ini masih dilaksanakan, bukan hanya secara formalitas pada hari ini, mudah-mudahan berkelanjutan, sehingga menjaga jangan sampai bahayanya narkoba mempengaruhi kepada anak-anak,” harapnya.


Selain itu, Eka Saprudin turut menanggapi kabar dugaan bullying yang terjadi antar guru di lingkungan sekolah. Menurutnya, seorang guru seharusnya menjadi teladan dan panutan bagi para siswa, karena sosok guru memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter anak.


Ia mengaku menyayangkan adanya kejadian tersebut dan meminta agar dilakukan pembinaan lebih lanjut melalui dinas terkait supaya hal serupa tidak kembali terjadi di lingkungan pendidikan.


“Guru ini kan teladan, contoh. Dan ini lebih dipanut anak-anak daripada orang tua. Kita berharap, dan ini sangat-sangat, pemerintah daerah kecewa dengan kejadian ini. Kita berharap pembinaan lebih lanjut nanti dengan dinas terkait untuk lebih mengedukasi kepada gurunya. Jangan sampai di kalangan guru membuli, apalagi ke anak siswa. Ini jadi contoh, dan kalau ada saksi kita berikan sanksi,” tegasnya.


Ia juga berharap penyampaian edukasi mengenai bahaya narkoba, bullying dan pergaulan bebas dapat terus diberikan di lingkungan sekolah, sehingga para pelajar mendapat pemahaman yang lebih baik sejak dini.


“Mudah-mudahan nanti di sekolah, sosialisasi ini bisa berjalan dengan baik. Karena selain orang tua, pihak guru juga bisa memberikan edukasi khususnya kepada anak-anak ataupun remaja yang ada di Kotabaru,” tutupnya. (red/ril)


Baca Lainnya :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment